BERITA TERKINI
Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Dataset Citra Ikan Karang untuk Riset AI bersama BRIN

Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Kembangkan Dataset Citra Ikan Karang untuk Riset AI bersama BRIN

Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor kelautan dan perikanan terus berkembang, salah satunya melalui teknologi computer vision yang memungkinkan komputer mengenali objek dari citra digital. Teknologi ini dinilai dapat membantu identifikasi spesies ikan secara otomatis dengan tingkat akurasi yang lebih baik.

Inisiatif serupa dilakukan Kanaya Salsabila Setiawan, mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), melalui penelitian tugas akhir yang dilaksanakan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penelitian tersebut berfokus pada pembangunan dataset citra ikan karang yang ditujukan sebagai bahan pengembangan sistem klasifikasi ikan berbasis AI.

Kanaya menjelaskan, penelitian diawali dengan pengumpulan spesimen ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke. Spesimen kemudian melalui sejumlah tahapan sebelum difoto, mulai dari pembersihan ikan, penataan posisi tubuh agar menyerupai posisi alami, hingga pengaturan kamera dan pencahayaan yang konsisten. Langkah ini dilakukan untuk menghasilkan citra berkualitas yang dapat digunakan sebagai dataset penelitian berbasis computer vision.

Dalam proses pengambilan citra, setiap spesimen difoto dari beberapa sudut dengan variasi pencahayaan. Pendekatan tersebut bertujuan menangkap karakteristik visual ikan secara lebih lengkap dan membuat dataset lebih representatif terhadap kondisi nyata di lapangan.

Dataset yang dikembangkan juga diperkaya dengan teknik augmentasi citra, yaitu penambahan variasi data melalui transformasi gambar seperti rotasi dan pembalikan tanpa mengubah karakteristik utama objek. Teknik ini digunakan agar data pelatihan lebih beragam sehingga sistem pembelajaran mesin dapat mengenali pola visual dengan lebih akurat.

Kanaya menyatakan, hasil kegiatan tersebut berupa dataset citra ikan yang telah melalui proses pembersihan, standarisasi, dan augmentasi. Dataset ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem klasifikasi ikan berbasis machine learning pada penelitian berikutnya.

Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, menilai pengalaman riset semacam ini penting dalam pembelajaran mahasiswa sains data. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mempelajari pemrograman atau algoritma, tetapi juga memahami bagaimana membangun dataset berkualitas sebagai fondasi pengembangan model machine learning.

Tati menambahkan, pengembangan dataset citra ikan tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut, termasuk untuk penelitian klasifikasi ikan menggunakan deep learning maupun pembangunan sistem identifikasi spesies ikan secara otomatis. Ia juga menyebut kegiatan riset diharapkan dapat mendorong kemampuan analisis data dan AI yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kolaborasi penelitian dengan lembaga riset nasional serta dukungan ekosistem akademik, Universitas Nusa Mandiri menyatakan komitmennya untuk mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi berbasis sains data dan AI yang dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk kelautan dan perikanan.