BERITA TERKINI
XTB Luncurkan Fitur Emergency Lock untuk Membatasi Aktivitas Akun Saat Terdeteksi Aktivitas Mencurigakan

XTB Luncurkan Fitur Emergency Lock untuk Membatasi Aktivitas Akun Saat Terdeteksi Aktivitas Mencurigakan

XTB, aplikasi investasi global yang menyediakan akses ke saham Amerika Serikat (AS) dan ETF (Exchange Traded Funds), meluncurkan fitur keamanan terbaru bernama Emergency Lock. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna melindungi aset dengan cepat ketika terdeteksi aktivitas mencurigakan pada akun.

Melalui Emergency Lock, pengguna dapat membatasi akses penarikan dana, pembelian, dan penjualan aset secara instan hanya dengan satu klik. Langkah ini ditujukan untuk memberi pengguna kendali segera saat menemukan indikasi login yang tidak wajar atau aktivitas lain yang mencurigakan.

Peluncuran fitur tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber. Penipuan keuangan dan kebocoran data disebut semakin umum seiring berkembangnya metode penipuan dan maraknya penyebaran informasi pribadi oleh pihak ketiga.

Indonesia termasuk negara yang terdampak. Laporan Surfshark mencatat Indonesia menyumbang sekitar 5% kasus kebocoran data di Asia pada 2025. Sementara itu, data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menunjukkan bahwa sepanjang 2024 terjadi 2.487.041 aktivitas advanced persistent threat (APT), 514.508 aktivitas ransomware, dan 26.771.610 aktivitas phishing di Indonesia.

Situasi tersebut meningkatkan risiko bagi investor, mulai dari phishing, pencurian identitas, hingga akses tidak sah ke akun investasi. Dalam konteks ini, kebutuhan akan fitur keamanan yang kuat dan dapat dikendalikan langsung oleh pengguna dinilai semakin penting.

XTB menjelaskan, Emergency Lock memungkinkan pengguna segera mengamankan akun ketika mencurigai adanya akses tanpa izin. Dalam satu tindakan, seluruh aktivitas seperti pembelian dan penjualan instrumen keuangan, serta penarikan dana pada semua akun mata uang, dapat dibatasi.

Setelah pengguna mengganti kata sandi, akses akun dapat dipulihkan melalui verifikasi pemindaian wajah untuk memastikan hanya pemilik sah yang dapat mengaktifkan kembali akun.

CEO XTB, Omar Arnaout, mengatakan ancaman digital dan keamanan siber meningkat dengan cepat, sementara banyak orang merasa tidak dapat melakukan apa pun ketika melihat aktivitas mencurigakan. Ia menyebut fitur ini ditujukan agar pengguna dapat mengambil kendali dalam hitungan detik. “Fitur emergency lock melindungi dana nasabah secara instan dan memberi mereka ketenangan pikiran bahwa uang mereka bekerja dengan aman untuk mereka,” ujarnya.

Emergency Lock menjadi bagian dari upaya XTB menghadirkan pengalaman investasi yang lebih aman, mudah, dan nyaman. Dengan fitur ini, pengguna diharapkan dapat merasa lebih percaya diri dan terlindungi saat berinvestasi.