BERITA TERKINI
Mengenal Jenis Kartu ATM Mandiri: Chip Visa dan GPN, Fungsi, serta Perbedaannya

Mengenal Jenis Kartu ATM Mandiri: Chip Visa dan GPN, Fungsi, serta Perbedaannya

Bank Mandiri menyediakan beberapa jenis kartu ATM/debit dengan fitur utama berbasis chip untuk meningkatkan perlindungan data nasabah. Secara umum, kartu Mandiri terbagi dalam dua kelompok besar, yakni kartu Mandiri chip Visa yang dapat digunakan untuk transaksi di luar negeri, serta kartu Mandiri GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yang ditujukan untuk kemudahan transaksi di dalam negeri.

Teknologi chip pada kartu ATM disebut berfungsi sebagai proteksi data nasabah agar tidak mudah diretas. Bank juga mengimbau nasabah yang masih menggunakan kartu bermagnet (magnetic stripe) untuk bermigrasi ke kartu ber-chip. Jika tidak segera mengganti kartu, bank akan melakukan pemblokiran.

Kartu Mandiri Chip Visa merupakan kartu debit Bank Mandiri yang dilengkapi chip untuk keamanan transaksi, baik saat digunakan di EDC, ATM, maupun layanan lain yang relevan. Karena bekerja sama dengan Visa, kartu ini dapat dipakai untuk bertransaksi di luar negeri.

Varian kartu Mandiri chip Visa mencakup Mandiri Silver Visa sebagai varian dasar, Mandiri Gold Visa dengan benefit lebih tinggi dan biaya administrasi yang lebih besar dibanding Silver, serta Mandiri Platinum Visa sebagai varian tertinggi. Pada varian Platinum, disebutkan biaya administrasi bulanan paling tinggi di antara Mandiri Visa, meski tidak sampai Rp10.000, dan menawarkan manfaat seperti Fiestapoin serta kemudahan transaksi di e-commerce.

Untuk penggantian kartu chip Visa—baik karena rusak, hilang, maupun mendekati habis masa berlaku—nasabah dapat mengurusnya di kantor cabang Bank Mandiri. Persyaratan yang disebutkan meliputi pengisian formulir permohonan penggantian, identitas diri yang berlaku, serta kartu lama jika masih ada.

Kartu Mandiri GPN adalah kartu debit ber-chip dengan fitur GPN yang ditujukan untuk mempermudah pembayaran dalam negeri. Kartu ini memiliki logo GPN di bagian kanan bawah. Salah satu manfaat yang ditekankan adalah kemampuan melakukan pembayaran melalui mesin EDC dari bank mana pun di Indonesia, sehingga nasabah tidak perlu memiliki banyak kartu untuk bertransaksi di merchant yang bekerja sama dengan bank tertentu.

Namun, kartu Mandiri GPN disebut hanya dapat digunakan untuk transaksi di Indonesia. Nasabah dapat memperoleh kartu ini dengan menukarkan kartu lama di kantor cabang Bank Mandiri terdekat.

Varian kartu Mandiri GPN terdiri dari enam jenis: ATM Mandiri Silver GPN, ATM Mandiri Gold GPN, ATM Mandiri Platinum GPN, KartuKu, Kartu SimPel, dan Kartu Mitra Usaha. Mandiri Silver GPN disebut cocok untuk transaksi dalam negeri dengan kebutuhan yang tidak besar. Mandiri Gold GPN dan Mandiri Platinum GPN menawarkan limit lebih tinggi, serta manfaat seperti SMS notifikasi untuk setiap transaksi dan Fiestapoin yang dapat ditukar dengan hadiah.

KartuKu diperuntukkan bagi pemilik rekening TabunganKu, dengan setoran awal Rp500 ribu saat pembukaan rekening. Kartu ini hanya bisa digunakan di Indonesia dan disebut tidak memiliki biaya administrasi bulanan untuk transaksi ATM. Sementara itu, Kartu SimPel ditujukan bagi pemilik rekening SimPel (Simpanan Pelajar) dan hanya dapat digunakan di Indonesia. Adapun Kartu Mitra Usaha diperuntukkan bagi pemilik rekening Mitra Usaha.

Untuk penggantian kartu GPN—baik hilang, rusak, maupun usang—nasabah dapat mengurusnya di kantor cabang Bank Mandiri. Beberapa jenis kartu disebut memerlukan formulir permohonan penggantian, identitas diri yang berlaku, serta kartu lama jika ada. Untuk Kartu SimPel, biaya penggantian disebut mengikuti ketentuan bank yang berlaku saat ini.

Meski artikel rujukan menyebut adanya rincian biaya dan limit untuk tiap kartu, angka-angkanya tidak dicantumkan secara lengkap. Namun, secara garis besar, perbedaan utama yang ditegaskan adalah: kartu Visa dapat digunakan di luar negeri, sedangkan kartu GPN berfokus pada transaksi domestik dan dapat digunakan di mesin EDC bank mana pun di dalam negeri. Seluruh kartu yang disebutkan juga telah mengadopsi teknologi chip sebagai lapisan keamanan data nasabah.

Editor: Ratna SH