Platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) meluncurkan aplikasi perpesanan baru bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia untuk pengguna iOS dan diklaim berfokus pada privasi serta keamanan percakapan.
Dalam pengumumannya, XChat membawa sejumlah fitur yang menonjolkan aspek keamanan. Fitur tersebut mencakup enkripsi end-to-end untuk semua percakapan, pesan yang dapat hilang otomatis (disappearing messages), pemblokiran tangkapan layar, serta kemampuan mengedit pesan setelah dikirim.
Selain fitur privasi, XChat juga disebut akan mendukung obrolan grup hingga 500 anggota, dengan rencana peningkatan kapasitas menjadi 1.000 anggota. Aplikasi ini turut dilengkapi panggilan video dan audio, fitur berbagi file, serta integrasi langsung dengan layanan X.
XChat diposisikan sebagai alternatif utama untuk menggantikan sistem pesan langsung (DM) yang selama ini ada di platform X, sekaligus diarahkan menjadi aplikasi perpesanan yang bersaing dengan layanan seperti WhatsApp dan Telegram.
Bersamaan dengan peluncuran XChat, X juga mengumumkan penutupan fitur Communities karena meningkatnya spam. Sebagai pengganti, komunitas akan dipindahkan ke XChat. Admin dapat membuat grup chat, sementara tautan undangan bisa dibagikan langsung melalui linimasa.
Untuk saat ini, XChat baru tersedia di iOS. X belum memberikan rincian apakah aplikasi tersebut juga akan diluncurkan untuk Android.