BERITA TERKINI
BSD City dan ASIX Indonesia Cerdas Bangun Pusat Riset AI serta Akademi Robotik

BSD City dan ASIX Indonesia Cerdas Bangun Pusat Riset AI serta Akademi Robotik

PT Bumi Serpong Damai Tbk bersama PT ASIX Indonesia Cerdas menjalin kolaborasi untuk membangun pusat riset inovasi teknologi sekaligus Akademi Artificial Intelligence (AI) dan Robotik di BSD City. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat peran BSD City tidak hanya sebagai kota mandiri modern, tetapi juga sebagai pusat inovasi teknologi dan pengembangan talenta digital di Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, dan Andrie Tjioe, CEO & Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas. Penandatanganan berlangsung di ASIX AI Joint Lab, ITB Innovation Park Bandung, Senin (11/5/2026).

Kolaborasi ini turut merespons proyeksi pertumbuhan pasar teknologi frontier secara global. Mengacu pada laporan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dalam Technology and Innovation Report 2025, pasar teknologi seperti AI dan robotik diperkirakan meningkat hampir enam kali lipat, dari US$2,5 triliun pada 2023 menjadi US$16,4 triliun pada 2033.

Irawan Harahap menyatakan BSD City membuka ruang kolaborasi bagi peneliti, inovator, dan pelaku industri untuk membangun ekosistem teknologi yang berkelanjutan. Inisiatif ini juga disebut sebagai bagian dari program Make BSD Research and AI Center of Excellence (mBrace) yang menargetkan BSD City menjadi pusat riset kecerdasan buatan nasional.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak akan mengembangkan pusat Research & Development (R&D) milik ASIX Indonesia Cerdas yang merupakan joint laboratory antara China Mobile dan Sinar Mas. Sejumlah program yang direncanakan meliputi pembangunan laboratorium inovasi dan inkubator teknologi, program Proof of Concept (PoC) untuk pengujian solusi, product showcase teknologi AI dan robotik, serta pendirian Akademi AI dan Robotik untuk menyiapkan talenta digital Indonesia.

Andrie Tjioe menilai BSD City merupakan ekosistem yang mendukung lahirnya inovator teknologi. Ia menyatakan ASIX ingin menghadirkan pusat R&D dan Akademi AI serta Robotik yang dapat mencetak talenta digital masa depan, dengan mengombinasikan teknologi global dari ekosistem China Mobile dan pemahaman terhadap kebutuhan industri di Indonesia.

Sebagai implementasi awal, ASIX menghadirkan Robot K9 ASIX yang mulai digunakan dalam sistem keamanan kawasan Biomedical Campus BSD City. Penggunaan ini disebut sebagai penanda penerapan robot operasional di kawasan perkotaan modern.

Dari sisi korporasi, Marlo Budiman yang mewakili PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyampaikan pembangunan pusat riset tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi perusahaan menuju sektor teknologi masa depan. Ia menekankan integrasi AI dengan infrastruktur digital yang telah dimiliki perusahaan sebagai fondasi menghadapi transformasi industri berbasis teknologi.

Pusat riset dan Akademi AI & Robotik direncanakan berlokasi di kawasan D-HUB Special Economic Zone (SEZ) BSD City, yang dikembangkan sebagai pusat inovasi digital. Kawasan ini terhubung dengan sejumlah pusat bisnis dan gaya hidup, serta berada di sekitar institusi pendidikan internasional.

BSD City, yang memiliki luas sekitar 6.000 hektare, juga disebut terus memperkuat pengembangan sebagai integrated smart digital city melalui jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan digital, dan layanan kota berbasis data. Dukungan konektivitas turut diperkuat akses tol utama dan transportasi publik, termasuk BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.