Seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil menembus program riset di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam riset tersebut, ia menggarap pengembangan big data yang berfokus pada bahasa di wilayah perbatasan.
Riset ini menempatkan isu kebahasaan di kawasan perbatasan sebagai objek kajian utama, dengan pendekatan pengolahan data berskala besar. Topik tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pemetaan dan pengelolaan data bahasa yang kompleks serta beragam.
Melalui keterlibatan dalam riset BRIN, mahasiswa UNM itu juga diproyeksikan siap mengembangkan kompetensi sebagai talenta sains data. Pengalaman riset berbasis big data menjadi salah satu bekal untuk memperkuat kemampuan analisis data dan pengembangan metodologi pengolahan data.
Namun, informasi rinci mengenai identitas mahasiswa, bentuk program riset, metode yang digunakan, serta capaian atau target penelitian belum tercantum dalam materi yang tersedia.