Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Hero Setiawan menekankan pentingnya penguasaan teknis aplikasi Penasajiwa agar pimpinan daerah dapat mengambil kebijakan secara tepat berdasarkan data yang akurat.
Pernyataan itu disampaikan Hero saat sosialisasi Aplikasi Penasajiwa di Mess Negara Dipa, Kota Amuntai, Senin. Ia menyebut bupati menginginkan persoalan yang muncul di tingkat bawah dapat menjadi bahan koreksi bagi pemimpin daerah untuk melakukan perbaikan secepatnya.
Pemerintah daerah menggelar sosialisasi tersebut untuk memantapkan penggunaan inovasi digital sebagai instrumen penting dalam memantau capaian kinerja aparatur secara real-time. Menurut Hero, transparansi data melalui aplikasi menjadi elemen krusial sebagai alat kontrol kinerja yang efektif bagi seluruh perangkat daerah.
Hero menegaskan pemerintah daerah tidak ingin aplikasi ini menjadi beban bagi aparatur sipil negara (ASN). Ia berharap Penasajiwa justru membantu meringankan pekerjaan rutin dan mempermudah pelaporan.
Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi ditujukan untuk meningkatkan efisiensi birokrasi, bukan mempersulit tugas-tugas administratif pegawai. Kehadiran Penasajiwa diharapkan menjadi solusi kerja sehingga kendala di lapangan dapat teridentifikasi dengan cepat dan segera ditangani oleh pimpinan.
Penguatan kapasitas operator melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan Penasajiwa sebagai tulang punggung digitalisasi manajemen kinerja, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik.