Depok — Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) secara resmi menghadirkan Fakultas Sains dan Teknologi dengan salah satu program unggulannya, yakni Master of Data Science.
Kehadiran fakultas baru ini disebut sebagai langkah strategis UIII untuk memperluas kontribusi akademik di bidang sains dan teknologi, sekaligus menegaskan posisinya sebagai universitas berwawasan global yang tetap berpijak pada nilai etika dan kemanusiaan.
Rektor UIII Prof. Jamhari Makruf, dalam keterangan pada Senin, mengatakan pendirian Fakultas Sains dan Teknologi bukan sekadar ekspansi akademik, melainkan respons terhadap perubahan dunia yang semakin kompleks dan berbasis data.
“Pembukaan Fakultas Sains dan Teknologi, khususnya Program Master of Data Science, merupakan komitmen UIII untuk merespons perubahan global secara serius dan bertanggung jawab. Kami ingin melahirkan ilmuwan data yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan etis, wawasan kemanusiaan, dan perspektif global dalam membaca realitas melalui data,” ujar Prof. Jamhari.
Di bawah Fakultas Sains dan Teknologi, Program Master of Data Science UIII dirancang dengan pendekatan interdisipliner. Kurikulumnya mencakup statistika, machine learning, pemrograman, dan big data analytics, serta mengaitkan analisis data dengan konteks sosial, kebijakan publik, dan tantangan global kontemporer.
Ketua Program Studi Master of Data Science, Muhammad Al Atiqi, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan program sejenis di tempat lain. Menurutnya, data science di UIII tidak hanya diajarkan sebagai keterampilan komputasional, tetapi juga sebagai cara berpikir.
“Mahasiswa akan dibekali kemampuan menganalisis data secara kritis, kontekstual, dan berdampak, agar data dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang adil, berkelanjutan, dan relevan bagi masyarakat global,” kata Al Atiqi.
Dengan pendekatan itu, lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia industri dan riset, tetapi juga mampu berkontribusi dalam penyusunan kebijakan berbasis data yang berorientasi pada keadilan sosial dan keberlanjutan.
UIII juga menyatakan menawarkan lingkungan akademik multikultural dengan bahasa pengantar internasional, didukung dosen dan peneliti berpengalaman serta ekosistem riset yang terus berkembang. Mahasiswa program tersebut akan belajar di kampus modern dengan fasilitas pendukung, ruang belajar kolaboratif, serta akses ke sumber pengetahuan global melalui perpustakaan dan jejaring akademik internasional.