Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN 09 Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, terkendala keterbatasan jaringan internet. Untuk mengantisipasi gangguan teknis selama ujian, peserta TKA dari sekolah tersebut dialihkan ke sekolah lain.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat, Imter Pedri, pada Kamis (30/4) mengatakan pengalihan dilakukan sebagai upaya memastikan ujian tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Imter menjelaskan, SDN 09 Sungai Beremas memiliki total 138 murid. Adapun peserta TKA berjumlah 27 siswa, terdiri dari 19 laki-laki dan 8 perempuan.
Seluruh peserta kemudian mengikuti TKA di SDN 11 Sungai Beremas yang dinilai memiliki jaringan internet lebih stabil serta fasilitas pendukung yang memadai.
Menurut Imter, kendala utama di SDN 09 adalah keterbatasan jaringan internet. Lokasi sekolah yang cukup jauh dan berada di wilayah perbatasan disebut menjadi faktor sulitnya akses sinyal. Kondisi geografis juga memengaruhi kualitas jaringan, sehingga dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan ujian berbasis daring jika tetap dilakukan di sekolah asal.
Dinas Pendidikan Pasaman Barat, lanjutnya, telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan tersebut, termasuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Salah satu solusi yang tengah diupayakan adalah pengalihan penggunaan perangkat Starlink bekas penanganan bencana ke SDN 09 Sungai Beremas untuk memperkuat jaringan internet.
Imter menegaskan pihaknya berkomitmen agar pelaksanaan TKA tahun depan tidak lagi mengalami kendala serupa, terutama terkait infrastruktur jaringan.
Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelaksanaan TKA di Pasaman Barat dipastikan berjalan aman tanpa kendala berarti.