PT Synnex Metrodata Indonesia menjalin kemitraan dengan Cohesity untuk mempercepat adopsi solusi perlindungan dan manajemen data berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu kebutuhan korporasi terhadap teknologi proteksi data terpadu di tengah meningkatnya ancaman siber serta tuntutan kepatuhan regulasi.
Dalam kerja sama tersebut, Synnex Metrodata berperan sebagai distributor yang menyediakan dukungan pemasaran, penjualan, dan layanan pra-penjualan. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat penetrasi Cohesity di pasar domestik.
Kemitraan ini juga disebut selaras dengan strategi perusahaan dalam menangkap peluang dari pertumbuhan ekonomi digital dan implementasi regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Director of PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng, mengatakan kolaborasi tersebut hadir pada momentum ketika organisasi di Indonesia memprioritaskan investasi pada keamanan data. “Kolaborasi kami akan memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan manajemen data berbasis AI kelas dunia dan memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi di Indonesia,” ujar Lie dalam keterangannya, Selasa (4/11).
Rangkaian solusi Cohesity yang ditawarkan mencakup tiga pilar utama. Pertama, perlindungan data melalui Cohesity DataProtect dan NetBackup. Kedua, keamanan data melalui Cohesity FortKnox, termasuk versi on-premise. Ketiga, wawasan data melalui Cohesity Gaia, yaitu platform penemuan pengetahuan berbasis AI yang ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis secara lebih cepat dan efisien.
Teknologi Cohesity juga disebut menghadirkan analitik AI generatif, otomatisasi identifikasi ancaman, serta pengoptimalan strategi perlindungan data. Selain itu, tersedia kemampuan pengelolaan dan pencarian data berbasis bahasa alami.