BERITA TERKINI
Survei 104 Job Bank: Rekrutmen Perangkat Lunak dan Internet Menurun, Semikonduktor Menguat

Survei 104 Job Bank: Rekrutmen Perangkat Lunak dan Internet Menurun, Semikonduktor Menguat

Bank tenaga kerja di Taiwan, 104 Job Bank, merilis laporan talenta industri teknologi pada 28 April. Laporan tersebut menunjukkan industri perangkat lunak dan internet masih mencatat kesenjangan talenta terbesar, namun jumlah lowongan kerja di sektor ini justru menurun. Sebaliknya, industri semikonduktor memperlihatkan peningkatan perekrutan, yang dinilai mencerminkan “efek penggantian” dalam rekrutmen talenta di sektor teknologi.

Dalam Laporan Talenta Industri Teknologi 2026 yang disusun dari data pencarian kerja dan rekrutmen, 104 Job Bank memperkirakan kesenjangan talenta bulanan di industri teknologi akan mencapai 193.000 pada tahun ini. Dari enam industri teknologi utama yang dipantau, perangkat lunak dan internet menjadi sektor dengan kesenjangan terbesar, mencapai 63.000. Laporan itu juga mencatat sekitar 30% posisi di sektor tersebut terkait dengan kecerdasan buatan (AI).

Meski memimpin dari sisi kebutuhan tenaga kerja, sektor perangkat lunak dan internet disebut mengalami penurunan perekrutan. Kesenjangan talenta sektor ini turun dari 80.000 pada paruh kedua 2024 menjadi 63.000 pada 2026.

Berbeda arah, industri semikonduktor terus meningkat sejak 2024. Perekrutan bulanan di sektor ini naik dari 27.000 menjadi 41.000 pada 2026, atau meningkat 23% secara tahunan.

Kepala Talenta Berkelanjutan 104 Job Bank, Weber Chung (鍾文雄), menilai perubahan ini menunjukkan “efek penggantian” dalam perekrutan talenta teknologi. Menurutnya, seiring adopsi AI yang makin luas dan peningkatan efisiensi, kebutuhan perusahaan terhadap insinyur bergeser dari ekspansi berbasis jumlah ke konsolidasi berbasis kualitas.

Laporan tersebut juga menyoroti dinamika permintaan tenaga kerja lintas negara di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan tantangan rantai pasok global. 104 Job Bank mencatat permintaan tenaga kerja asing di Amerika Serikat dan Kanada meningkat pesat sejak 2025, dari rata-rata 247 orang per bulan pada 2025 menjadi 593 orang per bulan pada 2026, atau lebih dari dua kali lipat.

Di kawasan Asia, jumlah lowongan pekerjaan tetap yang tertinggi, berkisar 3.100 hingga 3.800 per bulan. Namun, permintaan dari Tiongkok Daratan, Hong Kong, dan Makau dilaporkan turun signifikan, dari sekitar 300 lowongan pada awal 2024 menjadi sekitar 160 pada Januari 2026.