BERITA TERKINI
Suripno Sumas Sosialisasikan Rencana Bedah Rumah 2027 dan Pengenalan Aplikasi SI Imah

Suripno Sumas Sosialisasikan Rencana Bedah Rumah 2027 dan Pengenalan Aplikasi SI Imah

Anggota DPRD Kalimantan Selatan Suripno Sumas kembali menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan yang dirangkai dengan revitalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Senin (27/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Suripno menyampaikan rencana pelaksanaan Program Bedah Rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada 2027. Ia juga memperkenalkan aplikasi SI Imah yang akan digunakan sebagai sarana pengajuan bantuan bagi masyarakat.

Suripno mengatakan program bedah rumah pada 2027 akan dijalankan dengan penyesuaian mekanisme. Penyesuaian itu mencakup tata cara pengajuan serta kelengkapan administrasi yang wajib dipenuhi calon penerima manfaat. Ia menyebut skema tersebut akan berbeda dibanding pola pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Seiring rencana perubahan mekanisme itu, Suripno menjelaskan pihaknya turut mengenalkan aplikasi SI Imah dan memaparkan cara penggunaannya untuk pengajuan bedah rumah ke depan.

Menurut Suripno, sepanjang April 2026 pihaknya telah melaksanakan lima kegiatan sosialisasi. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut pada Mei 2026 melalui tiga agenda tambahan dengan materi yang sama.

Sosialisasi tersebut menyasar masyarakat di sejumlah kecamatan agar informasi mengenai mekanisme pengajuan bantuan bedah rumah dapat diterima lebih luas. Ia menyebut kegiatan akan dilanjutkan ke kecamatan lain, di antaranya Banjarmasin Utara, Banjarmasin Selatan, dan Banjarmasin Tengah.

Suripno menegaskan sosialisasi diperlukan agar warga memahami prosedur pengajuan, syarat administrasi, serta alur bantuan yang harus dipenuhi untuk memperoleh program perbaikan rumah tidak layak huni.

Ia berharap Program Bedah Rumah ke depan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Suripno juga menyampaikan perbandingan capaian dan target, yakni realisasi 63 unit rumah pada 2025 dan target peningkatan pada 2026 menjadi lebih dari 300 unit.