Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini mulai diterapkan di sejumlah sekolah dasar, termasuk SD Negeri 88 Pekanbaru. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran tes berbasis digital tersebut.
Kepala SD Negeri 88 Pekanbaru, Anismar, mengatakan perangkat Chromebook di sekolahnya tersedia dalam jumlah mencukupi sehingga tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan. Namun, keterbatasan jaringan internet, khususnya kapasitas WiFi, masih menjadi tantangan.
Menurut Anismar, kapasitas WiFi tidak memadai apabila digunakan secara bersamaan oleh sekitar 30 perangkat. Karena itu, sekolah menerapkan sistem sesi agar pelaksanaan TKA tetap berjalan.
Dalam pengaturan tersebut, setiap sesi diikuti 11 peserta didik. Satu sesi berlangsung pukul 07.00 hingga 08.45 WIB, dengan dua sesi dilaksanakan setiap hari. Dengan mekanisme bergiliran itu, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti tes selama dua hari pelaksanaan.
Adapun jumlah siswa kelas VI SD Negeri 88 Pekanbaru yang mengikuti TKA tahun ini sebanyak 43 orang. Pihak sekolah berharap pelaksanaan berbasis digital dapat berjalan lancar meski masih terdapat keterbatasan infrastruktur jaringan.