Blitar — Seiring pesatnya transformasi digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai pelaku usaha, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menyikapi kondisi tersebut, Rumah BUMN Blitar memberikan pembekalan kepada 50 UMKM terkait strategi proteksi data agar lebih siap menghadapi risiko di ruang digital.
Pembekalan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan UMKM dalam melindungi data di tengah aktivitas bisnis yang semakin bergantung pada teknologi. Dengan bekal strategi proteksi data, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih waspada terhadap potensi ancaman digital yang dapat mengganggu operasional maupun keamanan informasi usaha.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan UMKM menghadapi perkembangan teknologi sekaligus tantangan keamanan siber yang menyertainya.