BERITA TERKINI
Program Kampung Internet Dorong Pariwisata Desa Jeruk Manis di Lombok Timur

Program Kampung Internet Dorong Pariwisata Desa Jeruk Manis di Lombok Timur

Desa Jeruk Manis di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi wisata alam yang besar. Berada di kaki Gunung Rinjani dan dihuni sekitar 2.500 warga, desa ini menawarkan beragam destinasi, mulai dari Air Terjun Jeruk Manis, Air Terjun Tibu Bunter, dan Air Terjun Durian Indah, hingga hamparan sawah bertingkat, kawasan Monkey Forest, serta suasana perdesaan yang masih asri.

Potensi tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sekaligus melihat kehidupan tradisional masyarakat desa. Namun, pengembangan pariwisata sempat terkendala karena akses internet yang belum stabil. Keterbatasan jaringan membuat promosi wisata sulit dilakukan dan kawasan ini belum banyak dilirik wisatawan.

Delapan bulan lalu, Desa Jeruk Manis menerima bantuan jaringan internet melalui Program Kampung Internet dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Program itu disebut sebagai upaya pemerintah mendorong pemerataan konektivitas hingga ke pelosok desa.

Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, mengatakan kehadiran akses internet membawa perubahan besar bagi masyarakat. Ia menyebut, sebelum ada dukungan program tersebut, desa bahkan masih mengalami keterbatasan jaringan telepon sehingga aktivitas warga dan pelayanan pemerintahan berjalan kurang optimal.

“Dulunya itu, jangankan akses internet, jaringan telepon saja kami masih susah di sini. Tapi dengan adanya program ini (Kampung Internet), masyarakat kami dan juga dari pemerintah desa itu bisa berkegiatan lebih maksimal,” kata Nasipudin.

Kendala serupa sebelumnya juga dirasakan sektor pariwisata. Menurut Nasipudin, sebelum jaringan internet stabil tersedia, wisatawan yang datang umumnya hanya singgah sebentar untuk mengunjungi objek wisata. Dampak ekonomi lebih banyak dirasakan desa tetangga yang menyediakan layanan penginapan.

Setelah Program Kampung Internet berjalan, sekitar 70 titik akses internet tersebar di empat dusun di Desa Jeruk Manis. Layanan ini dimanfaatkan masyarakat, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga pengelola penginapan.

Akses internet kini menjadi fasilitas penting bagi wisatawan, terutama tamu mancanegara yang berwisata sambil bekerja jarak jauh. Karena itu, penginapan dinilai perlu menyediakan jaringan internet yang memadai agar lebih menarik sekaligus memberi kenyamanan bagi pengunjung.