BERITA TERKINI
Program Kampung Internet di Kupang Prioritaskan UMKM, Akses Gratis Setahun Lewat Seleksi

Program Kampung Internet di Kupang Prioritaskan UMKM, Akses Gratis Setahun Lewat Seleksi

Pemerintah menetapkan pemanfaatan internet sebagai sarana produksi ekonomi dalam Program Kampung Internet di Kabupaten Kupang. Karena itu, akses internet gratis selama satu tahun tidak diberikan secara acak, melainkan melalui seleksi kepada calon penerima manfaat.

Kebijakan tersebut ditujukan agar fasilitas negara digunakan secara produktif dan tidak semata untuk hiburan. Sebanyak 213 kepala keluarga yang menjadi sasaran program diwajibkan memiliki usaha aktif atau unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai syarat utama untuk menerima bantuan.

Pemerintah menargetkan koneksi internet berkecepatan tinggi dapat mendorong peningkatan produktivitas usaha warga desa sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

Kepala Bidang Infrastruktur TIK Dinas Kominfo Provinsi NTT, Maria Fatima K.M. Gelo Lodo, ST, menegaskan aspek pemanfaatan ekonomi menjadi indikator utama kelayakan penerima. Dalam wawancara program Kupang Pagi Ini pada Jumat, 24 April 2026, ia menyatakan salah satu syarat penerima bantuan adalah memiliki usaha agar kehadiran internet dapat meningkatkan produktivitas masyarakat.

Menurut Maria, transformasi digital di tingkat desa diharapkan memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan melalui pemanfaatan platform digital. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu mengelola usaha secara mandiri setelah masa bantuan berakhir.

Selain mendukung UMKM, internet juga diharapkan mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif, termasuk konten kreator lokal yang mempromosikan potensi desa. Dengan koneksi yang stabil, masyarakat dinilai memiliki peluang menciptakan lapangan kerja baru tanpa harus berpindah ke kota.

Pemerintah menilai persyaratan kepemilikan usaha penting untuk memastikan keberlanjutan layanan setelah masa gratis berakhir. Jika manfaat ekonomi telah dirasakan, masyarakat diharapkan dapat melanjutkan penggunaan internet secara mandiri pada masa mendatang.