Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Dalam kunjungan itu, pemerintah memastikan penguatan layanan internet dan telekomunikasi bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia.
Pemerintah menyiapkan dukungan konektivitas digital berupa modem internet Starlink, telepon seluler, serta penguatan jaringan Base Transceiver Station (BTS) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Telkomsel.
Program bantuan tersebut ditujukan untuk 203 kepala keluarga di Pulau Miangas. Setiap keluarga direncanakan menerima satu unit modem Starlink dan satu unit telepon seluler untuk menunjang kebutuhan komunikasi dan akses internet.
Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan 180 unit modem Starlink dan 210 unit telepon seluler untuk didistribusikan ke wilayah tersebut.
Pengiriman perangkat dilakukan bertahap dari Jakarta menuju Manado menggunakan beberapa armada pesawat. Sebanyak 47 unit modem diangkut menggunakan Boeing 7308, 47 unit lainnya melalui Falcon 0707, kemudian 66 unit dikirim dengan Falcon 0801, serta 20 unit dibawa menggunakan pesawat PK CAA secara hand carry.
Sementara itu, seluruh telepon seluler yang disiapkan pemerintah dilaporkan telah berada di Kota Manado dan menunggu proses distribusi lanjutan menuju Pulau Miangas.
Pengiriman perangkat dari Manado ke Miangas akan dikoordinasikan bersama Sekretariat Kabinet dengan memanfaatkan pesawat jenis CN agar bantuan dapat tiba sesuai jadwal.
Selain perangkat internet dan telepon seluler, pemerintah juga memperkuat infrastruktur telekomunikasi di kawasan tersebut dengan menambah perangkat jaringan BTS. Pengiriman perangkat BTS dilakukan dari Manado menuju Miangas menggunakan pesawat sewaan.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperluas pemerataan akses digital hingga ke wilayah terluar Indonesia. Pemerintah berharap peningkatan jaringan internet dan komunikasi dapat mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.
Pulau Miangas merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Pemerintah menilai penguatan konektivitas digital penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Melalui dukungan akses internet dan telekomunikasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat Miangas memperoleh peluang lebih luas dalam mengakses informasi, layanan pendidikan, serta pengembangan usaha berbasis digital.