Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan akses komunikasi dan internet bagi masyarakat di wilayah terluar Indonesia agar tetap terhubung dan merasakan kehadiran negara.
Dalam kunjungan kerja di Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu, Prabowo menyampaikan pemerintah akan menyalurkan bantuan yang mencakup ratusan unit layanan Starlink, perangkat telepon genggam, modem internet, serta penguatan infrastruktur telekomunikasi melalui dukungan pengembangan base transceiver station (BTS).
Prabowo mengatakan penguatan jaringan dilakukan agar telepon genggam dapat beroperasi di wilayah tersebut. Ia juga menyebut Menteri Komunikasi dan Digitalisasi Meutya akan menyalurkan dukungan berupa perangkat telepon genggam dan layanan Starlink untuk seluruh kepala keluarga.
Menurut Prabowo, konektivitas komunikasi tidak lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar masyarakat modern serta bagian penting dari pertahanan dan kedaulatan negara. Karena itu, ia menilai wilayah terluar harus menjadi prioritas pembangunan agar masyarakat tidak terisolasi dan memiliki akses komunikasi yang memadai.
Prabowo berharap penguatan jaringan komunikasi di Pulau Miangas dapat mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari sektor pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan. Akses komunikasi yang lebih baik juga dinilai penting untuk mendukung komunikasi darurat di wilayah perbatasan.
Pemerintah meyakini ketersediaan internet dan telekomunikasi yang lebih kuat dapat membuka peluang pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Prabowo juga menilai jaringan komunikasi yang stabil diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat akses masyarakat terhadap berbagai layanan digital pemerintah.
Langkah penguatan konektivitas di Miangas, menurut Prabowo, mencerminkan arah pembangunan yang tidak lagi berpusat di kota-kota besar, melainkan menjangkau hingga pulau-pulau terluar sebagai garda depan kedaulatan bangsa. Melalui upaya tersebut, ia menegaskan negara hadir untuk memastikan seluruh warga, termasuk masyarakat perbatasan, memperoleh hak yang sama atas akses informasi, komunikasi, dan pembangunan nasional.