BERITA TERKINI
Pemprov Papua Gelar Bimtek SPSE bagi Ratusan Pelaku Usaha OAP di Biak Numfor

Pemprov Papua Gelar Bimtek SPSE bagi Ratusan Pelaku Usaha OAP di Biak Numfor

Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Papua menggelar bimbingan teknis (bimtek) aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) bagi ratusan pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan ini berlangsung di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak, Senin (27/4/2026).

Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua, Sohna Musaad, mengatakan bimtek tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2025. Regulasi itu menekankan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas, sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku usaha OAP di Papua.

Menurut Sohna, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku usaha OAP dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip pengadaan yang transparan, efektif, efisien, terbuka, adil, dan akuntabel.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Numfor, Yubelius Usior, mengapresiasi pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku usaha OAP untuk lebih aktif berpartisipasi serta meningkatkan kemampuan dalam menggunakan sistem pengadaan berbasis elektronik.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rinto Kurniawan, menyebut bimtek ini menargetkan sekitar 200 pelaku usaha OAP di Biak Numfor. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengoperasikan aplikasi SPSE serta pemahaman integrasinya dengan INAPROC. Peserta yang diprioritaskan adalah pelaku usaha yang sudah terdaftar dalam aplikasi SIKAP OAP.

Rinto menambahkan, pelaksanaan bimtek di Biak Numfor merupakan yang pertama kali. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, serta Yapen dan Serui, yang disebut sebagai target berikutnya.