Pemerintah Kota Semarang meluncurkan aplikasi digital “Semarang dalam Genggaman Saya” (SDGs) pada puncak Resepsi Hari Jadi ke-479 Kota Semarang di Lapangan Simpang Lima, Minggu (3/5/2026) malam. Aplikasi ini ditujukan untuk mempermudah warga mengakses layanan publik berbasis digital yang terintegrasi dalam satu sistem.
Melalui SDGs, sejumlah layanan dapat diakses dari satu platform, mulai dari urusan kependudukan, kesehatan, transportasi, hingga pengaduan. Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang bersama jajaran Forkopimda Kota Semarang serta mitra internasional.
Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah identitas digital berbasis blockchain melalui SDGs ID. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan, konsep ini memungkinkan masyarakat menggunakan satu identitas untuk beragam kebutuhan layanan, seperti kartu Puskesmas, kartu siswa, hingga akses transportasi publik. “Dengan satu identitas digital, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan. Ini bagian dari upaya kita membangun sistem yang lebih modern dan terintegrasi,” ujarnya.
Selain identitas digital, aplikasi tersebut juga menghadirkan fitur Semarang Virtual Tour yang memungkinkan masyarakat menjelajahi berbagai sudut Kota Semarang secara digital. Agustina menegaskan peluncuran ini menjadi bagian dari arah pembangunan kota yang semakin adaptif terhadap teknologi, dengan layanan publik yang lebih efisien dan terhubung.
Pengembangan platform ini mendapat dukungan dari Korea Internet & Security Agency (KISA), otoritas keamanan siber Korea. Dalam peluncuran tersebut, hadir perwakilan KISA, Ms. Kwon Hyuno, sebagai bentuk dukungan kerja sama internasional di bidang transformasi digital.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang Didik Dwi Hartono menyatakan, kehadiran SDGs merupakan bagian dari komitmen Pemkot Semarang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi serta mendorong inovasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Ia menambahkan, aplikasi ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store, dengan harapan masyarakat dapat mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke kantor.