Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pemerataan akses internet bagi masyarakat melalui penyediaan WiFi publik di sejumlah titik strategis. Program ini dirancang agar tepat sasaran dan menjangkau kebutuhan warga hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, setiap titik WiFi dirancang dapat melayani sekitar 100 hingga 500 pengguna. Fasilitas tersebut akan ditempatkan di ruang terbuka, pojok baca, lingkungan permukiman, serta beberapa sekolah yang dinilai aman dan sesuai ketentuan.
Menurut Agung, keberadaan WiFi publik tidak hanya ditujukan untuk menyediakan akses internet, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas literasi dan pelayanan publik. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (27/3/2026).
Meski demikian, Pemko memastikan penggunaan jaringan tetap terkontrol. Akses terhadap konten negatif, termasuk praktik judi daring dan aktivitas digital yang tidak produktif, akan dibatasi melalui pengawasan dan penyaringan.
Selain penyediaan akses internet, Pemko Pekanbaru juga berencana mengintegrasikan program WiFi publik dengan layanan pengaduan masyarakat melalui program “Lapor Pak Camat”. Melalui program ini, warga dapat berkomunikasi langsung dengan aparatur pemerintah, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Nomor kontak pejabat terkait akan dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan laporan, keluhan, maupun aspirasi dengan lebih mudah dan cepat. Pemko juga merencanakan survei berkala untuk memastikan efektivitas layanan tersebut.
Ke depan, Pemko Pekanbaru menargetkan setiap lingkungan RT dan RW memiliki titik akses WiFi. Dengan target itu, warga diharapkan tidak lagi terkendala kuota internet saat membutuhkan akses informasi maupun layanan digital.