BERITA TERKINI
Tri Luncurkan Layanan Tri Ibadah untuk Haji 2026, Paket Roaming Mulai Rp650 Ribu

Tri Luncurkan Layanan Tri Ibadah untuk Haji 2026, Paket Roaming Mulai Rp650 Ribu

Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri meluncurkan layanan Tri Ibadah, solusi konektivitas khusus bagi jamaah Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji pada musim Haji 2026. Layanan ini menawarkan pilihan paket internet roaming dengan harga mulai Rp650.000 dan masa aktif hingga 45 hari.

Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menyatakan konektivitas selama perjalanan haji dinilai penting bukan hanya untuk akses internet, tetapi juga untuk memberi rasa tenang bagi jamaah. Menurutnya, jamaah perlu tetap mudah memberi kabar kepada keluarga di rumah, berkoordinasi dengan rombongan, serta mengakses informasi penting selama perjalanan.

Tri Ibadah disebut dirancang mengikuti kebutuhan perjalanan haji dari keberangkatan hingga kembali ke Indonesia. Selain kuota roaming, paket juga dilengkapi kuota domestik tambahan agar dapat digunakan sebelum berangkat maupun setelah pulang.

Tri menyediakan beberapa opsi paket, antara lain paket 19GB ditambah 1GB kuota domestik seharga Rp650.000 dengan masa aktif 30 hari. Berikutnya, paket 24GB plus 1GB domestik seharga Rp750.000 dengan masa aktif 45 hari. Ada pula paket 25GB plus 1GB domestik seharga Rp850.000 untuk 30 hari, serta paket 30GB plus 1GB domestik seharga Rp950.000 dengan masa aktif 45 hari.

Selama periode promo 17 Februari hingga 21 Mei 2026, Tri juga memberikan bonus tambahan kuota domestik hingga 2GB.

Layanan Tri Ibadah dapat digunakan di 16 negara tujuan dan transit perjalanan haji tanpa perlu aktivasi ulang saat berpindah lokasi. Sejumlah negara yang disebut termasuk Arab Saudi, Bahrain, China, India, Kuwait, Malaysia, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Turki, Uni Emirat Arab, dan Yordania, serta beberapa negara lainnya.

Untuk aktivasi, pelanggan cukup membeli paket Tri Ibadah sebelum keberangkatan dan memastikan fitur roaming internasional di perangkat sudah aktif. Layanan kemudian dapat langsung digunakan saat tiba di negara tujuan.

Dalam data yang dikutip dari Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah jamaah haji Indonesia pada 2025 mencapai 203.149 orang, sementara kuota haji nasional sejak 2023 berada di angka 221.000 jamaah.