BERITA TERKINI
Pemkab OKI dan Telkomsel Perkuat Jaringan Internet Desa Jelang Idul Fitri 2026

Pemkab OKI dan Telkomsel Perkuat Jaringan Internet Desa Jelang Idul Fitri 2026

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, bersama PT Telkomsel memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi hingga ke wilayah perdesaan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas komunikasi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Tim Network Operation Telkomsel Palembang, Tomy Alan, mengatakan penguatan jaringan dilakukan dengan menyiagakan unit Compact Mobile BTS (COMBAT) sebagai pemancar sinyal tambahan, serta instalasi BTS penguat sinyal melalui program Internet Gotong Royong. Program ini merupakan kerja sama Telkomsel dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten OKI.

Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga layanan komunikasi tetap stabil selama Ramadan hingga Idul Fitri, ketika trafik komunikasi biasanya meningkat signifikan. “Penguatan jaringan di OKI pada momen Ramadan dan Idul Fitri kami lakukan dengan menyiagakan unit COMBAT serta instalasi BTS melalui program Internet Gotong Royong,” kata Tomy.

Telkomsel juga melakukan optimalisasi jaringan di Desa Panca Tunggal Benawa dan Desa Kuripan, Kecamatan Teluk Gelam. Sementara itu, unit COMBAT disiagakan di Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, untuk menjaga stabilitas layanan komunikasi di wilayah tersebut.

Program Internet Gotong Royong disebut sebagai inisiatif bersama Telkomsel dan Diskominfo OKI untuk membuka akses internet di wilayah yang masih mengalami blank spot atau memiliki kualitas sinyal lemah. Dalam pelaksanaannya, Telkomsel berperan sebagai operator seluler, sedangkan pemerintah desa menyiapkan infrastruktur pasif seperti menara WiFi, menara masjid, atau bangunan tinggi milik warga yang dapat dimanfaatkan sebagai titik penguat sinyal. Koordinasi program ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten OKI melalui Diskominfo.

Untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan BTS, Diskominfo OKI bersama tim Telkomsel melakukan survei lapangan di Desa Deling yang menjadi salah satu titik rencana penguatan jaringan.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo OKI, Telly Thaurussia, mengatakan survei lapangan diperlukan untuk memastikan lokasi pembangunan BTS memenuhi aspek teknis sekaligus menjangkau masyarakat secara optimal. “Pemeriksaan lokasi dilakukan untuk memastikan berbagai aspek teknis terpenuhi, mulai dari cakupan jaringan hingga kondisi wilayah, sehingga nantinya BTS dapat memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat,” katanya.