Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar sosialisasi aplikasi Penasajiwa di Mess Negara Dipa Amuntai, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas manajemen kinerja dalam pelayanan publik melalui pemanfaatan inovasi digital daerah.
Sosialisasi diikuti para kepala subbagian program dan operator dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Aplikasi Penasajiwa disebut terus dikembangkan agar dapat mengakomodasi seluruh aktivitas kerja perangkat daerah.
Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menekankan pentingnya penguasaan teknis penggunaan aplikasi oleh seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa transparansi data menjadi hal krusial untuk mendukung pengambilan keputusan Bupati.
Menurut Hero, pengembangan Penasajiwa diarahkan agar aplikasi tersebut berfungsi sebagai instrumen penting bagi pimpinan daerah. Melalui Penasajiwa, pimpinan dapat melakukan evaluasi capaian kinerja secara real-time, memantau tingkat ketercapaian target, serta mengidentifikasi kendala di lapangan secara lebih cepat.
Ia menambahkan, data yang tersedia di aplikasi diharapkan membantu pimpinan daerah menentukan langkah strategis dan kebijakan yang tepat. “Bupati ingin apa yang menjadi permasalahan di bawah menjadi koreksi bagi pemimpin daerah agar dapat melakukan perbaikan secepatnya,” ujar Hero di hadapan peserta.
Hero juga menegaskan bahwa penerapan teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menambah kerumitan birokrasi. Sebaliknya, Penasajiwa diharapkan meningkatkan efisiensi kerja aparatur sipil negara (ASN), membantu pekerjaan rutin, dan mempermudah pelaporan kinerja.
Dengan penguatan kapasitas operator dan kasubag program, Pemkab HSU menargetkan Penasajiwa menjadi tulang punggung digitalisasi manajemen kinerja di lingkungan pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik.