Pemerintah mempercepat pemerataan akses internet di Kalimantan Selatan dengan memfokuskan penanganan wilayah yang masih mengalami blank spot atau belum terjangkau jaringan telekomunikasi. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (29/4).
Asisten Deputi Bidang Koordinasi Telematika, Marsma TNI Agus Pandu Purnama, mengatakan pemerintah pusat bersama pemerintah kabupaten/kota telah mengantongi data akurat desa-desa yang masih terkendala akses internet. Menurutnya, persoalan blank spot di Kalimantan Selatan beragam, mulai dari keterbatasan infrastruktur telekomunikasi hingga kendala kelistrikan di wilayah terpencil.
“Data tersebut akan segera dibawa ke pemerintah pusat di Jakarta untuk ditindaklanjuti, sekaligus menjadi dasar penentuan prioritas program nasional,” kata Agus Pandu.
Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalimantan Selatan, Dinansyah, menilai rapat tersebut strategis karena akses internet kini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia menekankan layanan pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan semakin bergantung pada konektivitas digital.
“Layanan pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan saat ini sangat bergantung pada konektivitas digital. Karena itu, data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci dalam menentukan kebijakan,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menyebut rapat koordinasi ini sebagai langkah penting untuk mempercepat penanganan wilayah tanpa jaringan. Ia menilai sinergi lintas sektor diperlukan, tidak hanya untuk membangun komitmen bersama, tetapi juga memastikan sistem pemantauan yang jelas dan terukur.
“Kalau ada kendala di lapangan, baik regulasi maupun teknis, bisa cepat terdeteksi dan segera ditangani,” ucap Muslim. Ia berharap hasil rapat tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan diimplementasikan dan dimonitor secara berkelanjutan.
Selain jaringan telekomunikasi, rapat juga menyoroti keterbatasan akses listrik di sejumlah wilayah. Aspek kelistrikan dinilai penting karena menentukan operasional jaringan internet. Dengan komitmen berbagai pihak dan dukungan lintas sektor, pemerintah optimistis wilayah blank spot di Kalimantan Selatan dapat segera teratasi.