Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya memperluas pemerataan akses internet agar menjangkau pelajar di Sekolah Rakyat (SR). Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan, memperoleh akses teknologi digital guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pemerataan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Dalam konteks tersebut, penyediaan internet di lingkungan Sekolah Rakyat dipandang penting untuk mendukung proses belajar berbasis teknologi di era digital.
Direktur Ekosistem Media (Ekomed) Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Farida Dewi Maharani, menyatakan bahwa infrastruktur internet di Sekolah Rakyat menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, akses internet bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan dasar untuk menunjang pembelajaran.
“Untuk sekolah rakyat sendiri juga menjadi concern, ketika semua infrastruktur jaringan internet sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kita ingin memastikan sekolah rakyat yang merupakan program prioritas Pak Presiden ini pun, juga bisa terakses dengan internet,” ujar Farida saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 Probolinggo, Jawa Timur.
Sejak diresmikan secara serentak pada Januari 2026, Kemkomdigi disebut telah melakukan sejumlah langkah untuk memastikan kesiapan layanan digital di seluruh Sekolah Rakyat. Pembangunan dan penguatan jaringan internet menjadi fokus agar pelajar dapat mengakses berbagai sumber pembelajaran digital secara optimal, terutama bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.
Farida menuturkan penerapan akses internet di SRT 7 Probolinggo telah menunjukkan hasil positif. Para siswa tidak hanya menggunakan internet untuk mencari informasi, tetapi juga mulai mengembangkan keterampilan digital yang lebih kompleks.
“Kita sudah lihat tadi anak-anak sudah belajar menggunakan satu anak, satu laptop sudah terhubung dengan internet. Dan tadi juga sudah kita lihat mereka belajar membuat program atau game, ketika membuat game itu kan butuh akses internet,” katanya.
Pemerintah berharap pemerataan akses internet di Sekolah Rakyat dapat terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan perluasan tersebut, pelajar dari berbagai latar belakang ekonomi diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas berbasis digital.
Langkah ini juga diharapkan mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah laju transformasi digital.