BERITA TERKINI
Operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kalteng Terkendala Modal, Internet, dan Akses Wilayah

Operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kalteng Terkendala Modal, Internet, dan Akses Wilayah

PALANGKA RAYA — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto di Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan pada tahap operasional. Meski jumlah koperasi yang terbentuk disebut telah mencapai ribuan unit, tidak semuanya dapat langsung berjalan optimal di lapangan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah, Rahmawati, menyampaikan bahwa kendala utama yang saat ini dihadapi meliputi keterbatasan modal usaha, akses jaringan internet, serta kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau.

Menurut Rahmawati, banyak koperasi sudah terbentuk secara administrasi, namun belum sepenuhnya aktif menjalankan kegiatan usaha. Situasi ini dipengaruhi kesiapan sumber daya serta dukungan infrastruktur yang belum merata.

“Yang menjadi tantangan sekarang adalah bagaimana koperasi ini bisa benar-benar berjalan. Tidak hanya terbentuk di atas kertas, tetapi juga aktif secara ekonomi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan sistem digital dalam pengelolaan koperasi belum berjalan optimal, terutama di desa-desa terpencil. Keterbatasan jaringan internet dinilai menjadi hambatan utama untuk mengakses aplikasi yang disiapkan pemerintah pusat.

Selain itu, luas wilayah Kalimantan Tengah dengan banyak daerah terpencil turut menyulitkan distribusi layanan pendampingan serta penguatan koperasi.