Tim Media Gathering Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) di Batam, Kamis (30/04/2026). Rombongan dipimpin Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Utara, Yusri, dan diterima Direktur PT Taman Resor Internet, Vincent Pieter.
Dalam pertemuan tersebut, Vincent menyampaikan bahwa KEK Nongsa Digital Park tengah bertransformasi menjadi pusat inovasi teknologi dan industri kreatif berstandar internasional. Menurut dia, kawasan ini juga semakin menarik minat investasi padat modal, terutama di sektor pusat data (data center).
Vincent menjelaskan, Batam dipilih sebagai lokasi Pusat Data Nasional kedua karena sejumlah keunggulan geografis dan infrastruktur. Ia menyebut Batam berada di luar jalur cincin api (ring of fire) sehingga dinilai lebih aman secara geologis untuk penyimpanan data sensitif.
Selain itu, Vincent menyoroti aspek konektivitas global. Ia mengatakan kawasan tersebut diperkirakan berjarak sekitar 2–3 kilometer dari Tanjung Bemban, yang disebut sebagai titik pertemuan jalur kabel bawah laut (subsea cable) internasional yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura, Malaysia, Hong Kong, hingga pesisir barat Amerika Serikat.
Vincent menyebut saat ini terdapat sekitar 20 hingga 25 investor aktif di NDP, termasuk lima perusahaan pusat data internasional besar seperti PT GDS IDC Service dan PT Pieyer Golden Digital Gateway. “Investor kami sangat beragam, mulai dari pemerintah lokal hingga pemain global dari Singapura, Hong Kong, Shanghai, hingga Selandia Baru,” ujarnya.
Kawasan yang diresmikan pada 2021 oleh Presiden Joko Widodo itu, kata Vincent, tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan industri kreatif. Ia memaparkan sejumlah pengembangan, antara lain Data Center Hub untuk pusat data skala internasional, program pendidikan talenta yang didukung Apple Developer Academy, serta D-Town Commercial Center sebagai kawasan perkantoran modern bagi perusahaan teknologi informasi.
Di sektor industri kreatif dan animasi, Vincent menyebut keberadaan Kinema Studio dan Infinite Studio yang memproduksi karya animasi yang tayang di platform global seperti Netflix, HBO, Disney Junior, dan Nickelodeon. Ia juga menyampaikan kawasan tersebut dilengkapi fasilitas studio film layar lebar untuk produksi internasional.
Vincent menambahkan, KEK Nongsa turut mengintegrasikan pariwisata dan infrastruktur melalui pengembangan Nongsa Resorts, termasuk hunian wisata premium seperti Turi Beach Resort dan Nongsa Point Marina. Fasilitas lainnya meliputi olahraga golf dan marina, serta akses langsung ke Singapura melalui Terminal Feri Nongsapura.
Dengan dukungan jaringan listrik, logistik, dan telekomunikasi, Vincent menilai KEK Nongsa kini menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Batam. Menurutnya, kawasan ini dikembangkan sebagai ekosistem yang menggabungkan bisnis, teknologi, dan industri kreatif.
Sementara itu, Yusri mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan OJK untuk kegiatan media gathering. Ia menyebut sekitar 16 wartawan mengikuti kegiatan ke Batam dan berkunjung ke Nongsa Digital Park.