Kelompok pemantau internet NetBlocks melaporkan bahwa pemadaman internet secara nasional di Iran telah berlangsung lebih dari 1.000 jam.
Melalui unggahan di media sosial X, NetBlocks menulis “1.000 jam” dan menyertakan grafik yang memperlihatkan konektivitas jaringan di Iran turun dari level hampir normal menjadi sekitar satu persen pada awal Maret. Kondisi tersebut disebut berlanjut hingga Jumat (10/4/2026) waktu setempat.
Menurut laporan Anadolu, pemadaman internet di Iran dimulai pada 28 Februari, menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada hari yang sama. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 3.000 warga Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Pemadaman internet itu telah berlangsung lebih dari 40 hari dan disebut sebagai salah satu gangguan internet nasional terpanjang dalam sejarah, dengan sebagian besar pengguna dibatasi pada jaringan domestik yang sangat terbatas.