Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menyalurkan pembiayaan kepada koperasi pegawai PT Indosat Tbk untuk proyek pembangunan backbone fiber optik. Proyek ini ditujukan untuk memperluas akses internet bagi masyarakat, termasuk desa-desa yang masih minim konektivitas.
Penyaluran pembiayaan tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen memperkuat ekosistem koperasi di sektor produktif dan strategis, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur digital.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan Kementerian Koperasi mendukung inisiatif pembangunan jaringan fiber optik yang dijalankan Koperasi Indosat bersama mitra strategisnya. Ia menilai proyek ini penting untuk membuka akses internet lebih luas dan memperkuat layanan digital di berbagai daerah.
“Kami dari Kementerian Koperasi tentu benar-benar ingin menunjukkan bahwa kami mendukung program dari Koperasi Indosat untuk pembangunan fiber optik yang bekerja sama dengan PT Indosat dan PT Kereta Api Indonesia. Ini merupakan salah satu program besar yang akan kita dorong karena akan membantu pembukaan akses internet kepada masyarakat,” kata Ferry saat mengunjungi proyek pembangunan Backbone Fiber Optic Jalur Kereta Api Lingkar Jawa di Stasiun Gubeng, Surabaya, Senin (9/3).
Dalam keterangan tertulis, Ferry menjelaskan backbone fiber optik menjadi fondasi untuk memperluas jaringan internet. Setelah jaringan backbone tersambung, konektivitas dapat diperluas ke berbagai daerah yang membutuhkan akses internet.
Proyek ini diproyeksikan membentang sekitar 4.600 kilometer di lintasan rel kereta api, dari Cikampek hingga Banyuwangi, serta mencakup sejumlah jalur lain seperti ke arah Cilacap dan Tegal. Pembangunan jaringan juga disebut menjangkau kawasan Jawa hingga Bali, dengan potensi pengembangan ke wilayah lain termasuk Sumatera.
Ferry menyebut LPDB telah membantu pembiayaan sekitar Rp47 miliar kepada Koperasi Indosat. Ia berharap proyek ini dapat menjadi solusi untuk memperluas konektivitas internet di wilayah yang masih minim akses digital, termasuk untuk mendukung operasionalisasi program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
“Harapannya semua masyarakat bisa mendapatkan akses internet. Ini upaya koperasi, dibantu dengan LPDB, untuk memperbanyak daerah-daerah yang memerlukan internet sehingga bisa dipecahkan dan dicarikan solusinya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan dukungan pembiayaan kepada koperasi di sektor produktif merupakan bagian dari strategi LPDB untuk memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan mendasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, terutama bagi koperasi dan usaha di daerah.
“LPDB Koperasi terus mendorong koperasi untuk masuk ke sektor-sektor strategis, termasuk infrastruktur digital. Dukungan pembiayaan kepada Koperasi Indosat merupakan langkah konkret kami dalam memperkuat konektivitas digital yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat luas, termasuk untuk mendukung aktivitas ekonomi koperasi dan UMKM di daerah,” kata Krisdianto.
Ia menambahkan, pembangunan backbone fiber optik diharapkan tidak hanya meningkatkan akses internet masyarakat, tetapi juga mempercepat transformasi digital koperasi di berbagai wilayah, termasuk koperasi desa. Dengan konektivitas yang lebih kuat, koperasi di desa maupun daerah dinilai dapat lebih mudah mengakses pasar, layanan keuangan, dan berbagai platform digital guna meningkatkan daya saing.