BERITA TERKINI
Ledakan Film Berbasis AI di China: Produksi 470 Judul per Hari dan Biaya Lebih Rendah

Ledakan Film Berbasis AI di China: Produksi 470 Judul per Hari dan Biaya Lebih Rendah

China tengah mengalami lonjakan produksi film berbasis kecerdasan buatan (AI). Dalam tren yang berkembang cepat ini, disebutkan bahwa sekitar 470 film dapat diproduksi setiap hari, sementara biaya produksi diklaim turun hingga lima kali lipat. Perkembangan tersebut dinilai membuka peluang industri hiburan baru bernilai puluhan miliar dolar.

Perubahan ini terjadi di tengah transformasi industri hiburan global, ketika AI mulai mengubah film pendek menjadi konten yang dapat diproduksi massal dan dirilis dengan cepat. Produksi ratusan karya per hari menjadi penanda pergeseran besar dibanding pola produksi film konvensional.

Menurut laporan South China Morning Post, China saat ini memimpin tren melalui model produksi drama mikro vertikal. Format ini ditujukan untuk generasi pengguna media sosial berikutnya, terutama audiens yang mengonsumsi konten di platform video pendek.

Dibandingkan proyek film tradisional yang umumnya memerlukan biaya jutaan dolar dan waktu pengerjaan bertahun-tahun, penggunaan AI disebut mampu memangkas durasi produksi dari sekitar tiga bulan menjadi satu bulan. Selain itu, biaya produksi juga dilaporkan berkurang sekitar 20%.

Salah satu contoh yang disebut adalah Vigloo. Perusahaan ini mengalokasikan 30% anggarannya untuk AI dan menggunakan “agen AI” untuk menulis naskah, yang kemudian ditinjau oleh manusia. Skema tersebut disebut mempercepat proses produksi dan meningkatkan kecepatan perilisan konten.