BERITA TERKINI
Komisi I DPR Apresiasi Program Kampung Internet Komdigi, Dorong Perluasan yang Merata

Komisi I DPR Apresiasi Program Kampung Internet Komdigi, Dorong Perluasan yang Merata

Jakarta — Komisi I DPR mengapresiasi upaya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperluas akses digital melalui program Kampung Internet. Hingga kini, program tersebut telah hadir di 1.282 titik akses yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Anggota Komisi I DPR Yudha Novanza Utama menilai inisiatif itu sebagai langkah konkret untuk mempercepat transformasi digital nasional, khususnya dalam mengurangi kesenjangan akses internet antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Saya mengapresiasi inisiatif Kampung Internet yang tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di daerah,” kata Yudha pada Senin (27/4/26).

Ia menambahkan, pendekatan berbasis tiga pilar—terhubung, tumbuh, dan terjaga—perlu menjadi landasan agar pembangunan digital tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat serta keamanan ruang digital.

Yudha juga menyoroti kehadiran jaringan berbasis fiber optik di wilayah pedesaan yang dinilai mampu meningkatkan kualitas konektivitas secara signifikan. Menurutnya, kondisi ini membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melalui platform digital sekaligus meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

“Transformasi digital di desa harus dipastikan tidak berhenti pada akses semata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, program Kampung Internet telah menunjukkan dampak positif yang nyata,” ujarnya.

Selain aspek infrastruktur, Yudha mengapresiasi langkah Komdigi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan pemberdayaan generasi muda. Keterlibatan siswa SMK dalam pengelolaan jaringan, seperti melalui skema Telcohub, dinilai sebagai upaya strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem digital di tingkat lokal sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola infrastruktur teknologi.

Di sisi lain, ia mendorong agar cakupan program Kampung Internet terus diperluas dengan tetap memperhatikan pemerataan, kualitas layanan, serta peningkatan literasi digital masyarakat. Dengan begitu, manfaat transformasi digital diharapkan dapat dirasakan secara inklusif di seluruh wilayah Indonesia.

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi I DPR RI akan terus mendukung dan mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur digital nasional agar sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, termasuk pencapaian penetrasi broadband dan peningkatan kualitas layanan internet di seluruh Indonesia,” pungkasnya.