Kepala Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Provinsi Papua, Anthonius Ayorbaba, meminta Telkomsel menjelaskan penyebab gangguan internet yang terjadi di Kota Jayapura. Ia berharap penjelasan tersebut segera dipublikasikan agar masyarakat tidak resah.
"Kami berharap Telkomsel segera mempublikasikan penyebab terjadinya gangguan internet di wilayah Kota Jayapura, apakah kabel optik bawah laut terputus atau ada faktor lain yang menyebabkan gangguan Internet sehingga masyarakat tidak resah," kata Ayorbaba di Jayapura, Kamis.
Ayorbaba menilai internet kini menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk mengakses informasi dengan cepat, tidak hanya untuk keperluan pribadi, tetapi juga mendukung aktivitas perkantoran. Karena itu, ia berharap Telkomsel maupun kementerian terkait dapat memberikan penjelasan mengenai gangguan yang terjadi.
Gangguan jaringan internet di Kota Jayapura dilaporkan berlangsung sejak pukul 08.45 WIT hingga sekitar pukul 14.00 WIT.
TelkomGroup menyatakan telah menindaklanjuti gangguan layanan telekomunikasi di area Jayapura dan melakukan investigasi teknis secara menyeluruh. General Manager Witel Papua, Aji Sritomo, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan disebabkan kendala pada perangkat penguat sinyal (amplifier) di fasilitas Cable Landing Station (CLS) Amai, yang merupakan titik terminasi jaringan kabel laut SKKL PATARA di Papua.
Menurutnya, kendala tersebut sempat menurunkan kapasitas jaringan sehingga berdampak pada sebagian layanan internet, IPTV, layanan data korporat, serta memerlukan penyesuaian kapasitas pada layanan mobile di wilayah terdampak.
TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan mengapresiasi dukungan berbagai pihak selama proses pemulihan berlangsung.