Kelangkaan chip dan kenaikan harga fiber optik disebut menjadi dampak lanjutan dari situasi perang, yang berpotensi memengaruhi biaya penyediaan layanan telekomunikasi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah harga internet di Indonesia akan ikut naik?
Chip merupakan komponen penting dalam berbagai perangkat dan infrastruktur jaringan. Ketika pasokannya terbatas, proses pengadaan perangkat pendukung jaringan dapat terganggu atau menjadi lebih mahal. Di saat yang sama, fiber optik sebagai tulang punggung jaringan internet juga mengalami kenaikan harga, sehingga biaya pembangunan maupun pemeliharaan jaringan berpeluang meningkat.
Kombinasi kelangkaan chip dan melonjaknya harga fiber optik dapat menambah tekanan biaya bagi pelaku industri. Situasi tersebut kemudian dikaitkan dengan kemungkinan penyesuaian harga layanan internet di Indonesia.
Meski demikian, informasi yang beredar masih berupa sorotan atas potensi dampak dari kenaikan biaya komponen dan material jaringan. Apakah kenaikan tersebut akan benar-benar berujung pada perubahan tarif internet di Indonesia bergantung pada perkembangan kondisi pasokan dan harga di tingkat global.