BERITA TERKINI
Jadwal Haji 2026 Dimulai 21 April, Calon Jamaah Diimbau Cermat Memilih Paket Roaming Internet

Jadwal Haji 2026 Dimulai 21 April, Calon Jamaah Diimbau Cermat Memilih Paket Roaming Internet

Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan jadwal pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) mulai 21 April 2026. Seiring persiapan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, kebutuhan komunikasi dan akses internet menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan, termasuk pemilihan paket roaming dari operator seluler.

Selama berada di Arab Saudi, akses internet dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari koordinasi dengan rombongan, komunikasi dengan keluarga di Indonesia, hingga kebutuhan keselamatan. Karena itu, calon jamaah disarankan menilai pilihan paket roaming secara matang agar pengeluaran lebih terukur.

Sejumlah operator seluler nasional menyediakan layanan roaming di Arab Saudi. Telkomsel menawarkan paket roaming internasional dengan variasi durasi, mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan, dengan harga yang menyesuaikan kebutuhan dan masa aktif. Indosat Ooredoo juga menyediakan layanan serupa dengan beberapa penawaran yang disebut kompetitif, termasuk tarif yang disesuaikan untuk jamaah haji. Keduanya menyediakan opsi aktivasi melalui aplikasi seluler maupun gerai resmi.

Selain itu, XL Axiata dan Smartfren turut menawarkan paket roaming masing-masing. Dalam perbandingan umum yang disebutkan, XL Axiata menonjol pada strategi harga untuk paket jangka panjang, sementara Smartfren menawarkan nilai tambah melalui paket bundling.

Secara garis besar, tarif roaming dari keempat operator tersebut bervariasi. Telkomsel disebut menawarkan paket mulai dari kisaran puluhan ribu rupiah per hari untuk paket data terbatas hingga ratusan ribu rupiah untuk paket data unlimited. Indosat memiliki penawaran serupa, dengan beberapa varian harga yang dinilai lebih kompetitif pada segmen tertentu. Namun, calon jamaah tetap perlu menelusuri rincian paket sesuai kebutuhan pemakaian masing-masing.

Di luar harga, faktor lain yang patut dipertimbangkan meliputi kualitas sinyal, kecepatan internet, dan layanan pelanggan di lokasi pelaksanaan haji, terutama di Makkah, Madinah, dan sekitarnya. Calon jamaah juga dapat mencari masukan dari jamaah yang pernah berhaji untuk mendapatkan gambaran performa layanan di lapangan.

Dengan perencanaan yang tepat, kebutuhan komunikasi digital selama ibadah haji diharapkan dapat terpenuhi tanpa membebani anggaran, sehingga jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih tenang dan terorganisir.