BERITA TERKINI
Iweka Jadi Sponsor HASI 2026, Tawarkan Internet Satelit untuk Atasi Blankspot di Perkebunan Sawit

Iweka Jadi Sponsor HASI 2026, Tawarkan Internet Satelit untuk Atasi Blankspot di Perkebunan Sawit

Jakarta—PT Iweka Digital Solusi (Iweka) resmi menjadi sponsor dalam ajang Hai Sawit Simposium (HASI) 2026 yang digelar pada 22–23 April 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. Kehadiran perusahaan ini ditujukan untuk memperkenalkan solusi konektivitas, terutama bagi area perkebunan kelapa sawit yang menghadapi kendala sinyal atau berada di wilayah blankspot.

Dalam forum internasional tersebut, Iweka menampilkan teknologi internet satelit yang dirancang untuk kondisi geografis perkebunan yang sulit dijangkau infrastruktur telekomunikasi terestrial. Perusahaan menilai akses internet yang stabil menjadi kebutuhan penting karena banyak operasional kebun berlangsung di lokasi terpencil dan memerlukan dukungan konektivitas untuk mempercepat digitalisasi manajemen lapangan.

Berdasarkan keterangan yang dilansir dari laman iweka.id pada Kamis (9/4/2026), Iweka berpengalaman menyediakan layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) serta infrastruktur jaringan dengan jangkauan di seluruh Indonesia melalui kemitraan strategis bersama berbagai penyedia jasa.

Sejumlah layanan yang ditawarkan Iweka untuk industri kelapa sawit meliputi koneksi internet melalui layanan PesatNet, pemeliharaan dan monitoring jaringan secara berkala, serta implementasi sistem automasi perkebunan melalui skema DigiAgri. DigiAgri disebut menjadi pilar pemantauan aktivitas produksi di area blok perkebunan, sekaligus mendukung pengiriman data operasional harian secara cepat tanpa bergantung pada jaringan terestrial.

Iweka juga menyampaikan tengah menempuh sertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001 sebagai bagian dari upaya memenuhi standar mutu dan keamanan informasi. Langkah ini ditujukan untuk memberikan jaminan perlindungan data bagi perusahaan sawit yang mengintegrasikan sistem teknologi informasi dalam operasionalnya.

Dukungan layanan lainnya mencakup penyediaan tenaga profesional untuk instalasi dan pemeliharaan infrastruktur di lokasi kebun, termasuk manajemen bandwidth yang dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan operasional pabrik kelapa sawit. Dalam pemanfaatannya, konektivitas satelit juga disebut efektif untuk mendukung penggunaan pesawat tanpa awak atau drone, misalnya untuk pemupukan, yang memerlukan stabilitas transmisi sinyal.

Di HASI 2026, peserta simposium juga dapat melihat demonstrasi integrasi sistem komputasi awan (cloud computing) untuk mempermudah penyimpanan berkas digital agar dapat diakses kantor pusat langsung dari lokasi perkebunan. Implementasi solusi digital ini turut mencakup aspek keamanan area operasional melalui pemantauan jarak jauh, termasuk pengawasan pergerakan aset dan logistik pengiriman tandan buah segar dengan dukungan jaringan internet yang andal.

Iweka menilai layanan internet satelit dapat menjadi jawaban atas keterbatasan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah wilayah pedalaman, termasuk Kalimantan dan Sumatera. Integrasi teknologi satelit diharapkan membantu pengelola kebun meningkatkan efisiensi biaya operasional serta akurasi data produksi.