BERITA TERKINI
Internet Lemah Hambat Pembelajaran Digital di SMPN 12 Kota Bima, Pemkot Siapkan Solusi Starlink

Internet Lemah Hambat Pembelajaran Digital di SMPN 12 Kota Bima, Pemkot Siapkan Solusi Starlink

Pemerintah Kota Bima menindaklanjuti keluhan warga Kelurahan Lelamase yang disampaikan melalui media sosial terkait keterbatasan akses internet di SMPN 12 Kota Bima. Lemahnya jaringan selama ini dinilai menjadi kendala serius dalam proses pembelajaran berbasis digital di sekolah tersebut.

Akibat koneksi yang tidak stabil, siswa kesulitan mengakses materi pembelajaran daring maupun platform pendidikan berbasis teknologi yang membutuhkan jaringan internet memadai.

Merespons kondisi itu, Pemkot Bima melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) menyiapkan solusi sementara dengan menghadirkan layanan internet berbasis satelit Starlink di lingkungan SMPN 12 Kota Bima.

Kepala Bidang TIK Dinas Kominfotik Kota Bima, Endang Sri Sumanti, mengatakan Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki keterbatasan jangkauan sinyal telekomunikasi dan belum terlayani optimal oleh jaringan Telkom maupun penyedia internet lainnya.

“Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi jaringan cukup lemah. Ini menjadi kendala tersendiri, terutama bagi sekolah yang saat ini sangat membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran,” ujarnya, Sabtu sore (09/05/2026).

Menurut Endang, pemasangan Starlink menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas internet di SMPN 12 Kota Bima. Internet berbasis satelit tersebut dinilai dapat menjangkau wilayah yang selama ini sulit memperoleh akses jaringan konvensional.

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Bima terhadap kebutuhan pendidikan di era digital agar siswa tidak tertinggal dalam mengakses informasi dan teknologi pembelajaran.

“Untuk sementara, solusi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan layanan Starlink agar aktivitas belajar mengajar yang membutuhkan internet dapat berjalan lebih optimal. Mengingat fiskal daerah yang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, kami ajukan pengadaan jaringan Starlink pada tahun berikutnya,” tambahnya.

Pemkot Bima menyatakan berkomitmen memastikan siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak meski berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan. Ke depan, pemerintah daerah juga berharap adanya dukungan pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih luas agar wilayah blank spot maupun daerah bersinyal lemah dapat memperoleh akses internet yang lebih stabil dan merata.