Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tasikmalaya menggelar halal bihalal pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di RM. Asep Stroberi itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga dikemas dalam bentuk sarasehan bertema “Sinergi Hukum dan Budaya dalam Mewujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan”.
Tema tersebut dinilai relevan dengan dinamika sosial yang kian kompleks, ketika hukum kerap dipandang kaku dan terpisah dari nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat. Melalui forum ini, PERADI Tasikmalaya menghadirkan ruang diskusi untuk mempertemukan perspektif hukum dan kebudayaan dalam konteks pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Sejumlah tokoh dihadirkan sebagai narasumber, yakni Rd. Dicky Candranegara, Dr. Yogi Muhammad Rahman, dan Acep Zamzam Noor. Diskusi dipandu oleh moderator Ipa Zumrotul Falihah. Kehadiran para pembicara menghadirkan sudut pandang yang beragam, mulai dari pemerintahan, praktik hukum, hingga kebudayaan.
Ketua panitia, Cecep Miftah Zainuddin, menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas dan soliditas advokat di Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa halal bihalal tidak semata tradisi seremonial, melainkan ruang untuk ngarakeutkeun duduluran atau mempererat persaudaraan di lingkungan organisasi.
Cecep juga menekankan pentingnya menjaga marwah profesi advokat melalui kolaborasi lintas generasi. Ia mengapresiasi peran generasi muda di tubuh PERADI, termasuk keterlibatan aktif Dr. Yogi Muhammad Rahman sebagai sponsor sekaligus narasumber. Menurutnya, sinergi antara kalangan milenial dan senior menjadi kunci untuk membangun organisasi yang kuat serta tetap relevan dengan perkembangan zaman.