Gangguan jaringan internet terjadi di wilayah Jayapura, Papua, pada Rabu (9/4/2026) sekitar pukul 08.42 WIT. Gangguan ini dipicu putus atau terganggunya jalur fiber optik Telkom (terestrial laut) yang menghubungkan Sarmi–Jayapura.
Dampak gangguan tersebut dirasakan pada sejumlah layanan operasional, termasuk di Bandara Internasional Sentani Jayapura. Salah satunya, layanan Common Use Check-In System (CUCS) sempat terdampak sehingga proses check-in penumpang dilakukan secara manual.
Meski demikian, pihak bandara memastikan tidak terjadi keterlambatan penerbangan dan operasional bandara tetap berjalan normal. Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura, Citra Mahesa Nusantara, mengatakan manajemen bandara segera melakukan langkah mitigasi agar pelayanan tetap optimal.
Menurut Citra, Tim Airport Technology mengaktifkan jaringan cadangan melalui provider Lintasarta menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal). Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap pelayanan penumpang dan operasional penerbangan, sekaligus memulihkan konektivitas internet di bandara.
Pada pukul 10.00 WIT, Tim Airport Technology juga mengaktifkan kembali layanan CUCS melalui jalur internet cadangan. Setelah itu, 17 counter check-in dan tiga unit self check-in kembali beroperasi normal.
Untuk antisipasi ke depan, manajemen Bandara Internasional Sentani Jayapura menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain melakukan pengecekan rutin terhadap fasilitas dan peralatan operasional, meningkatkan kesiapsiagaan personel di area terminal, serta memperkuat koordinasi dengan penyedia layanan internet guna memastikan keandalan jaringan.
Berdasarkan pemantauan dan pengecekan di lapangan, layanan CUCS yang sempat terdampak gangguan massal internet dan GSM saat ini telah berjalan normal, dan operasional bandara tetap lancar.