BERITA TERKINI
DPR Minta Program Kampung Internet Diperluas dengan Pemerataan dan Peningkatan Literasi Digital

DPR Minta Program Kampung Internet Diperluas dengan Pemerataan dan Peningkatan Literasi Digital

Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama meminta program Kampung Internet yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus diperluas dengan tetap memperhatikan pemerataan, kualitas layanan, serta literasi digital masyarakat.

Menurut Yudha, program tersebut menjadi langkah konkret untuk mempercepat transformasi digital nasional, terutama dalam menjembatani kesenjangan akses internet antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Ia menilai inisiatif Kampung Internet tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga berdampak bagi masyarakat, khususnya untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di daerah.

Yudha menyoroti pendekatan berbasis tiga pilar—terhubung, tumbuh, dan terjaga—sebagai fondasi penting dalam pembangunan digital. Ia menekankan bahwa pembangunan digital tidak semata berfokus pada infrastruktur, melainkan juga mencakup pemberdayaan masyarakat serta keamanan ruang digital.

Ia juga menyebut kehadiran jaringan berbasis fiber optik di wilayah desa dapat meningkatkan kualitas konektivitas secara signifikan. Menurutnya, hal ini membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar melalui platform digital, sekaligus mendorong efisiensi aktivitas ekonomi lokal.

“Transformasi digital di desa harus dipastikan tidak berhenti pada akses semata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, program Kampung Internet telah menunjukkan dampak positif yang nyata,” kata Yudha.

Selain infrastruktur, Yudha mengapresiasi upaya Komdigi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan pemberdayaan generasi muda, termasuk keterlibatan siswa SMK dalam pengelolaan jaringan melalui skema seperti Telcohub. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem digital di tingkat lokal dan mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola infrastruktur teknologi.

Yudha menyatakan Komisi I DPR RI akan terus mendukung dan mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur digital nasional agar selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, termasuk pencapaian penetrasi broadband dan peningkatan kualitas layanan internet di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Komdigi menyampaikan telah membangun 1.282 titik akses internet pita lebar tetap (fixed broadband) melalui program Kampung Internet sebagai bagian dari upaya pemerataan konektivitas hingga ke desa. Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Start Up, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan pembangunan tersebut berhasil dilakukan pada 2025 dengan cakupan 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan enam provinsi.

Alfreno menjelaskan program Kampung Internet difokuskan untuk menghadirkan jaringan internet di desa guna mendukung aktivitas rumah tangga, UMKM, serta fasilitas umum.