BERITA TERKINI
Dosen UNM Eni Heni Marliani Raih Doktor Ilmu Komputer dengan Riset Explainable AI

Dosen UNM Eni Heni Marliani Raih Doktor Ilmu Komputer dengan Riset Explainable AI

Peran perempuan di bidang teknologi dinilai terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari capaian Eni Heni Marliani, dosen sekaligus Sekretaris Program Studi Informatika (S3) Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang berhasil meraih gelar doktor (S3) di bidang Ilmu Komputer.

Eni menyelesaikan studi doktoralnya setelah mempertahankan disertasi pada Program Doktor Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), Semarang. Pencapaian tersebut disebut menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dalam disertasinya, Eni mengangkat penelitian mengenai model prediksi kinerja akademik mahasiswa berbasis Explainable AI (XAI). Pendekatan XAI memungkinkan sistem tidak hanya menghasilkan prediksi, tetapi juga memberikan penjelasan yang transparan terkait faktor-faktor yang memengaruhi hasil prediksi.

Di tengah aktivitasnya sebagai dosen dan pejabat struktural, Eni menuntaskan studi doktoral. Ia menyebut proses tersebut penuh tantangan, namun dapat dijalani dengan komitmen dan pengelolaan waktu yang baik. “Menjalani studi S3 sambil menjalankan tugas struktural memang penuh tantangan. Namun, dengan komitmen dan manajemen waktu yang baik, hal tersebut dapat dijalani,” ujarnya.

Capaian ini juga dipandang sebagai simbol meningkatnya partisipasi perempuan di bidang teknologi yang selama ini masih didominasi laki-laki. Kehadiran sosok seperti Eni diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk mengambil peran di dunia akademik dan teknologi.

Sementara itu, Kepala Program Studi Informatika Program Doktoral UNM, Lita Merlina, mengapresiasi keberhasilan tersebut sebagai cerminan kualitas sumber daya manusia di lingkungan UNM. Menurutnya, capaian Eni menunjukkan kompetensi akademik dosen UNM dan kontribusinya dalam pengembangan teknologi, terutama di bidang AI.

“Ini juga menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kualifikasi akademiknya,” kata Lita dalam keterangan yang dikutip Rabu (6/5/2026).

UNM menyatakan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan progresif, termasuk mendukung pengembangan kapasitas dosen perempuan melalui program akademik dan riset. Eni pun mendorong perempuan agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan mengambil peran strategis di era digital.

“Harapan saya, semakin banyak perempuan yang berani melanjutkan studi dan mengambil peran strategis, khususnya di bidang teknologi. Kita memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya.