BERITA TERKINI
Diskominfo Jabar Optimalkan Sapawarga untuk Informasi Mudik Idul Fitri 2026

Diskominfo Jabar Optimalkan Sapawarga untuk Informasi Mudik Idul Fitri 2026

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat memaksimalkan aplikasi superapps Sapawarga untuk menyediakan informasi mudik Idul Fitri 2026. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses pembaruan kondisi mudik di Jawa Barat, termasuk informasi jalur mudik yang aman.

Kepala Diskominfo Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan Sapawarga difokuskan untuk menyampaikan informasi yang lebih akurat, khususnya terkait jalur mudik yang aman dan lancar. Aplikasi ini juga memuat informasi program mudik gratis serta terintegrasi dengan pantauan lalu lintas melalui CCTV.

Selain sebagai kanal informasi, Sapawarga digunakan untuk pemesanan tiket Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Adi menyebut pendaftaran dapat dilakukan mulai 11 Februari hingga 12 Maret 2026. Saat mendaftar, calon pemudik diminta mengisi data diri, antara lain nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan rute keberangkatan. Sementara itu, pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1–12 Maret 2026.

Diskominfo Jawa Barat juga akan mengoptimalkan Command Centre sebagai pusat pengelolaan informasi jalur mudik dengan memanfaatkan CCTV di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata di Jawa Barat. Dengan dukungan CCTV, kondisi lalu lintas diharapkan dapat dipantau secara cepat untuk membantu pengambilan keputusan di lapangan.

“Command Centre nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petugas lapangan untuk monitoring sekaligus mengambil keputusan yang tepat terkait kondisi perjalanan mudik 1447 Hijriah,” kata Adi, Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan Program Mudik Gratis 2026 dijadwalkan berangkat pada 13, 14, dan 15 Maret 2026. Titik keberangkatan disiapkan di beberapa lokasi, seperti Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

Pemprov Jawa Barat bersama Jasa Raharja menyiapkan kuota mudik gratis sebanyak 3.040 tiket dengan dukungan 74 unit bus. Sejumlah perusahaan otobus yang dilibatkan antara lain PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, dan PO MGI.

Rute mudik gratis mencakup tujuan di dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat. Program ini terbuka bagi warga asal dan yang tinggal di Jawa Barat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Dhani juga menyebut armada bus telah memenuhi standar keselamatan melalui pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum keberangkatan. Pengemudi dan kru dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang selama perjalanan.

Dishub Jawa Barat turut berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan keandalan jalur mudik, termasuk mengantisipasi potensi gangguan alam seperti longsor. Dhani memperkirakan sekitar 70 persen pemudik akan menggunakan kendaraan pribadi, dengan banyak di antaranya melintasi Jawa Barat melalui jalan tol. Karena itu, Dishub Jawa Barat menyiapkan langkah untuk memastikan kelancaran lalu lintas di ruas tol.