Clumio dari Commvault memperluas layanan ketahanan siber cloud-native ke Google Cloud Storage. Ekspansi ini ditujukan untuk mendukung perlindungan serta pemulihan data berskala besar yang digunakan dalam beban kerja kecerdasan buatan (AI) dan analitik.
Langkah tersebut disebut sebagai respons terhadap tren penggunaan strategi multi-cloud, sekaligus meningkatnya kebutuhan akan mekanisme pencadangan yang bersifat immutable dan air-gapped. Pendekatan ini ditujukan untuk membantu melindungi data dari ancaman ransomware, penghapusan tidak sengaja, dan kesalahan operasional.
Clumio diposisikan sebagai layanan perangkat lunak (SaaS) yang dikelola penuh. Dengan model ini, perusahaan menawarkan solusi backup yang diklaim skalabel dan aman untuk mempermudah proses pemulihan data di berbagai lingkungan cloud.
Saat ini, akses awal untuk layanan yang diperluas tersebut sudah tersedia. Peluncuran umum dijadwalkan pada musim panas 2026.