Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyatakan kualitas jaringan telekomunikasi di Desa Bararawa, Kecamatan Paminggir, kini sudah stabil. Kondisi ini menyusul rampungnya pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) baru hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU dengan provider Telkomsel.
Kepala Diskominfosandi HSU, Jony Rahman, mengatakan pembangunan BTS tersebut merupakan langkah pemerintah untuk mengurangi area tanpa sinyal atau blank spot di wilayah pelosok. “Dengan adanya BTS ini, masyarakat Bararawa sudah dapat menikmati jaringan internet yang stabil. Aktivitas digital masyarakat kini jauh lebih lancar,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).
Menurut Jony, keberadaan jaringan yang lebih kuat turut menunjang kebutuhan warga, mengingat aktivitas ekonomi dan administrasi desa mulai beralih ke sistem berbasis aplikasi. Ia juga menilai dampaknya terasa pada sektor pendidikan, terutama untuk pelaksanaan ujian sekolah yang kini menggunakan internet. “Termasuk bagi para pelajar yang kini tidak lagi menghadapi masalah teknis saat melaksanakan ujian sekolah berbasis internet,” tambahnya.
Sebelum BTS baru berdiri, warga Desa Bararawa mengandalkan pancaran sinyal dari BTS di Jenamas, Kalimantan Tengah. Namun karena jarak geografis yang cukup jauh, koneksi yang diterima kerap tidak stabil dan sering terputus, sehingga menghambat akses komunikasi dan informasi.
Meski demikian, Pemkab HSU mengakui masih ada sejumlah titik di Kecamatan Paminggir yang jangkauan sinyalnya lemah, mengingat luasnya wilayah setempat. Pemerintah daerah menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak provider untuk mendorong pemerataan akses internet di seluruh wilayah perairan. “Pemerintah Daerah akan terus berupaya agar seluruh wilayah di Kecamatan Paminggir dapat tercover layanan internet stabil secara merata,” pungkas Jony.