Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri pertemuan rutin (Rabuan) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Badan Pengurus Wilayah (BPW) Riau. Forum ini menjadi wadah pembahasan tantangan konektivitas internet, khususnya di wilayah Kepulauan Meranti.
Pertemuan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan instansi pemerintah daerah hingga anggota APJII dari sejumlah kabupaten/kota di Riau, antara lain Pekanbaru, Siak, Pelalawan, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Diskominfotik Meranti diwakili Sekretaris Kominfo, Amat Safi’i.
Selain Diskominfotik, hadir pula perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyampaikan kondisi terkini di lapangan terkait kebutuhan infrastruktur digital. Dalam agenda itu, APJII Riau juga memperkenalkan peran dan fungsi organisasi serta memaparkan struktur kepengurusan wilayah.
Amat Safi’i menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan internet untuk mempercepat pemerataan akses digital. “Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun kerja sama konkret antara pemerintah daerah dan penyelenggara jasa internet dalam menjawab tantangan konektivitas di Meranti,” ujarnya.
Dari sektor pendidikan, terungkap masih banyak sekolah di Kepulauan Meranti yang belum menikmati akses internet memadai. Kondisi ini dinilai menjadi kendala dalam mendukung pembelajaran berbasis digital yang semakin dibutuhkan.
Sementara dari pemerintah desa, disampaikan masih terdapat sekitar 96 titik blankspot yang tersebar di sejumlah wilayah desa. Persoalan ini disebut menjadi perhatian utama dan diharapkan dapat segera diatasi melalui sinergi lintas sektor.
Ketua BPW APJII Riau, Trio Gunawan, mengatakan kehadiran APJII bertujuan memperkuat kolaborasi antar penyelenggara jasa internet dalam mendorong pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah kepulauan. Ia juga mendorong tiga penyedia layanan internet (ISP) yang saat ini beroperasi di Kepulauan Meranti untuk meningkatkan kerja sama dalam membangun infrastruktur jaringan yang lebih merata dan berkualitas.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota APJII, tetapi juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah dan sektor swasta dalam mewujudkan konektivitas digital yang inklusif di Kepulauan Meranti.