BERITA TERKINI
Aplikasi Kawal Haji Jadi Platform Pelaporan Kolaboratif bagi Jemaah dan Petugas

Aplikasi Kawal Haji Jadi Platform Pelaporan Kolaboratif bagi Jemaah dan Petugas

Makkah (26/4) — Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Jeddah, Ali Sadikin, menyebut aplikasi Kawal Haji sebagai platform pelaporan berbasis kolaborasi (crowdsource) yang memungkinkan interaksi dua arah antara jemaah dan petugas selama penyelenggaraan ibadah haji.

Ali menjelaskan, sistem dalam aplikasi tersebut memberi ruang bagi siapa pun—baik jemaah maupun petugas—untuk menyampaikan informasi, memberikan tanggapan, hingga menawarkan solusi atas laporan yang masuk, selama informasi yang diberikan valid dan membantu.

“Kawal Haji ini bukan hanya satu arah. Jemaah bisa melapor, petugas bisa merespons, bahkan jemaah lain juga bisa ikut membantu memberikan informasi,” kata Ali.

Menurutnya, seluruh laporan yang masuk dikelola secara terbuka tanpa proses penyaringan awal sebagai upaya menjaga transparansi. Meski demikian, terdapat admin yang berperan sebagai moderator untuk menentukan status penyelesaian laporan.

“Semua orang bisa melihat dan menanggapi laporan. Admin nanti yang menentukan apakah laporan tersebut sudah selesai atau masih dalam proses,” ujarnya.

Dari sisi teknis, Kawal Haji dikembangkan menggunakan teknologi Progressive Web Application (PWA). Dengan teknologi ini, layanan dapat diakses melalui browser di berbagai perangkat, termasuk Android dan iOS, tanpa perlu mengunduh aplikasi dari toko aplikasi.

“Cukup buka melalui browser, lalu bisa ditambahkan ke layar utama seperti aplikasi biasa. Ini lebih ringan dan fleksibel karena hanya digunakan saat operasional haji,” jelas Ali.

Ia menegaskan, koordinasi internal petugas tetap mengikuti jalur struktural yang telah ditetapkan. Sementara itu, Kawal Haji difokuskan untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan yang dihadapi jemaah di lapangan.