Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek, Pusat Madiun, menggelar Uji Kelayakan Calon Warga (UKCW) pada Minggu (26/4/2026). Sebanyak 1.270 calon warga dari 13 ranting di wilayah Cabang Trenggalek mengikuti ujian dengan sistem penilaian digital.
Dalam pelaksanaannya, UKCW menggunakan aplikasi khusus yang memungkinkan hasil penilaian dipantau secara real-time. Penilaian mencakup sejumlah materi, antara lain Ke-SH-an, senam, jurus, pasangan, senam toyak, jurus toyak, hingga sambung.
Melalui sistem ini, pengurus cabang maupun pelatih dapat memonitor performa peserta dari berbagai lokasi. PSHT Cabang Trenggalek menilai penggunaan aplikasi tersebut membantu menjaga standar penilaian yang objektif di seluruh ranting.
Ketua PSHT Cabang Trenggalek, Pusat Madiun, Wijiono, meninjau langsung pelaksanaan ujian di dua titik, yakni Ranting Kota dan Ranting Suruh. Kehadirannya disebut untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan proses standarisasi berjalan sesuai aturan organisasi.
Untuk mendukung kelancaran teknis, cabang menerjunkan tim pendamping ke setiap ranting. “Tim pendamping bertugas memastikan jaringan internet, kesiapan perangkat alat, hingga kesiapan personel penguji di tiap ranting benar-benar siap tanpa kendala teknis,” ujar Wijiono.
PSHT Cabang Trenggalek menyatakan data dari aplikasi tidak hanya menjadi catatan angka, tetapi juga dimanfaatkan untuk memetakan penguasaan materi para calon warga. Dari hasil yang muncul seketika, pengurus dapat mengidentifikasi peserta yang telah memenuhi standar, ranting yang memerlukan penguatan materi, serta strategi peningkatan kemampuan dalam waktu yang tersisa.
“Dengan data real-time, kita bisa mengevaluasi dan merencanakan upaya peningkatan kemampuan bagi calon warga yang nilainya masih di bawah standar. Ini penting agar saat pengesahan nanti, mereka benar-benar menjadi warga yang berkualitas secara fisik maupun spiritual,” kata Wijiono.