BERITA TERKINI
X Luncurkan XChat, Aplikasi Pesan Terpisah yang Disiapkan Menantang WhatsApp dan iMessage

X Luncurkan XChat, Aplikasi Pesan Terpisah yang Disiapkan Menantang WhatsApp dan iMessage

Platform media sosial X milik Elon Musk resmi meluncurkan aplikasi pesan instan terpisah bernama XChat. Aplikasi ini diposisikan sebagai penantang layanan pesan populer seperti WhatsApp, Messenger, dan iMessage.

Saat ini, XChat sudah tersedia untuk diunduh gratis melalui Apple App Store bagi pengguna iPhone dan iPad. Peluncuran ini menandai langkah baru X dalam memperluas ekosistem layanannya.

Hadirnya XChat juga menjadi perubahan penting dalam strategi layanan X. Sebelumnya, fitur pesan langsung (direct message/DM) berada di dalam aplikasi utama. Kini, pengalaman komunikasi dipindahkan ke aplikasi khusus yang dirancang lebih fokus.

Sebelum dirilis secara luas, XChat telah menjalani uji coba tertutup sejak Maret 2026 melalui TestFlight. Pengujian tersebut melibatkan ribuan pengguna iOS terpilih untuk memastikan performa dan stabilitas aplikasi sebelum peluncuran resmi.

Dari sisi akses, XChat tidak mewajibkan pendaftaran nomor telepon. Pengguna cukup masuk menggunakan akun X yang sudah dimiliki. Aplikasi ini juga mendukung 46 bahasa untuk menjangkau pengguna global.

Dalam keterangannya, XChat menonjolkan sejumlah fitur yang ditujukan untuk bersaing pada aspek privasi, keamanan, dan fleksibilitas penggunaan. Salah satunya adalah enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption) yang aktif secara bawaan. Di deskripsi resminya di App Store, X menyebut: “Privasi adalah fondasinya. Setiap pesan dienkripsi secara ujung ke ujung dengan pasangan kunci unik milik Anda, dilindungi oleh PIN yang tidak pernah meninggalkan perangkat Anda.”

XChat juga mengusung kebijakan tanpa iklan dan tanpa pelacakan di dalam aplikasi. Selain itu, tersedia fitur pesan hilang otomatis untuk percakapan tertentu, serta opsi mengedit atau menghapus pesan untuk semua peserta obrolan.

Fitur keamanan lain yang disediakan adalah pemblokiran tangkapan layar untuk mencegah pihak lain mengambil screenshot percakapan. Di sisi komunikasi, XChat mendukung panggilan suara dan video, berbagi file, serta obrolan grup.

Salah satu pembeda yang ditawarkan XChat adalah integrasi Grok, model kecerdasan buatan dari xAI. Melalui integrasi ini, pengguna dapat berinteraksi dengan AI di dalam ruang percakapan, termasuk untuk merangkum dokumen, menjawab pertanyaan, hingga membantu perencanaan aktivitas tanpa perlu berpindah aplikasi.

Peluncuran XChat turut mencerminkan pergeseran pendekatan X di bawah Elon Musk. Jika sebelumnya Musk kerap menyampaikan ambisi menjadikan X sebagai “everything app” yang menggabungkan berbagai layanan dalam satu aplikasi, kini X mulai mengembangkan aplikasi terpisah untuk tiap layanan agar pengembangan fitur lebih fokus.

Selain itu, XChat disebut akan mengambil alih fungsi layanan Communities yang sebelumnya tersedia di aplikasi utama X. Fitur tersebut dihentikan karena tingkat penggunaan yang rendah serta tingginya spam. Perpindahan komunitas pengguna ke XChat diharapkan dapat memperkuat basis pengguna sejak awal peluncuran dan meningkatkan aktivitas di platform baru ini.

Kehadiran XChat menambah persaingan di industri aplikasi pesan instan. Dengan kombinasi fitur privasi, pengalaman tanpa iklan, serta integrasi AI, X berupaya menawarkan diferensiasi dibanding para pesaingnya.