BERITA TERKINI
UMY Luncurkan Aplikasi Lapak Digital KoPi Ngaji dan Serahkan Hibah Instalasi Listrik Masjid

UMY Luncurkan Aplikasi Lapak Digital KoPi Ngaji dan Serahkan Hibah Instalasi Listrik Masjid

Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meluncurkan aplikasi Lapak Digital KoPi Ngaji sekaligus menyerahkan hibah instalasi kelistrikan masjid dalam rangkaian Pengajian Umum KoPi Ngaji #216. Kegiatan ini digelar di Omah Sawah Bodeh, Ambarketawang, Gamping, Sleman, pada Sabtu, 25 April lalu.

Agenda tersebut disebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menegaskan peran UMY tidak hanya berfokus pada aktivitas akademik di ruang kelas, tetapi juga hadir memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Peluncuran aplikasi dan seremoni penyerahan hibah dilaksanakan pada akhir rangkaian pengajian yang berlangsung sejak pukul 05.30 WIB.

Aplikasi Lapak Digital KoPi Ngaji dirancang sebagai platform ekonomi berbasis komunitas bagi jamaah KoPi Ngaji di bawah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bodeh Raya. Sementara hibah instalasi listrik diberikan kepada Masjid Al-Mukmin di Tuksongo, wilayah pegunungan Kaligesing, Purworejo, yang merupakan masjid binaan PRM Bodeh Raya.

Sekretaris UMY, Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, mengatakan kedua program tersebut merupakan implementasi Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian, serta dakwah. Ia menegaskan dosen Muhammadiyah dituntut berperan sebagai pemecah masalah di masyarakat.

Menurut Bachtiar, KoPi Ngaji dapat menjadi model dakwah akademik yang menjembatani ilmu pengetahuan dari kampus kepada masyarakat. Ia menilai ilmu tidak seharusnya berhenti di ruang kelas, tetapi perlu memberi manfaat nyata bagi umat.

Kepala Subdirektorat Pengabdian Mahasiswa DRP UMY, Dr Al-Afik, menjelaskan PRM Bodeh Raya merupakan satu dari sembilan mitra dalam Program Pengabdian Skema Khusus Persyarikatan Muhammadiyah yang dikelola DRP UMY. Program tersebut mencakup pendampingan UMKM, layanan kesehatan berbasis komunitas, pengelolaan sampah, pengembangan teknologi digital, hingga pemenuhan infrastruktur keagamaan.

Al-Afik menyampaikan harapan agar program berjalan berkelanjutan, saling bersinergi, dan memberikan dampak bagi masyarakat. Ia juga menyebut UMY akan memperluas jangkauan pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa skema reguler-persyarikatan pada Juli–Agustus mendatang dengan target 100 lokasi, dengan mengundang PRM dan PCM se-DIY menjadi mitra sekaligus induk semang bagi mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, penyerahan hibah instalasi listrik untuk Masjid Al-Mukmin menjadi salah satu momen penting. Selain bantuan infrastruktur kelistrikan, turut diserahkan dua mushaf Al-Quran serta buku Fikih Ibadah dan Shalat dari jamaah yang memilih tidak disebutkan namanya.

Mitra pengabdian dari PRM Bodeh Raya, Suprianto, menyatakan program ini memperkuat dua aspek utama gerakan KoPi Ngaji, yakni penguatan iman dan kemandirian ekonomi jamaah. Ia menilai keduanya tidak dapat dipisahkan dalam dakwah yang utuh dan program tersebut membantu jamaah secara spiritual maupun ekonomi.