BERITA TERKINI
Tujuh Aplikasi Alternatif untuk Mengurangi Kebiasaan Doomscrolling di Media Sosial

Tujuh Aplikasi Alternatif untuk Mengurangi Kebiasaan Doomscrolling di Media Sosial

Kebiasaan menggulir layar media sosial secara berlebihan atau doomscrolling kian menjadi perhatian karena dinilai dapat mengganggu kesehatan mental, kualitas tidur, hingga kemampuan fokus seseorang.

Istilah doomscrolling merujuk pada kebiasaan menghabiskan waktu terlalu lama melihat berbagai konten di media sosial, mulai dari berita negatif, gosip selebritas, hingga video singkat yang terus muncul mengikuti algoritma platform.

Survei dari Payless Power pada tahun lalu menunjukkan sekitar 64 persen warga Amerika Serikat mengaku memiliki kebiasaan doomscrolling. Sejumlah peneliti juga menyebut aktivitas tersebut dapat menyebabkan kelelahan otak, menurunkan konsentrasi, serta memicu rasa cemas dan kelelahan emosional, terutama jika konten yang dikonsumsi didominasi informasi negatif.

Meski tidak mudah dihentikan, sejumlah aplikasi dapat menjadi alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat saat menggunakan ponsel sekaligus membantu mengurangi kebiasaan doomscrolling. Berikut tujuh aplikasi yang dapat dicoba.

1. Dudel Draw
Aplikasi ini menawarkan aktivitas kreatif berupa tantangan menggambar sederhana. Pengguna akan diberi bentuk acak yang kemudian dikembangkan menjadi gambar sesuai imajinasi. Dudel Draw juga memungkinkan pengguna membandingkan hasil karya dengan teman, sehingga dapat menjadi aktivitas sosial yang lebih positif. Aplikasi ini tersedia gratis untuk perangkat iOS.

2. Radio Garden
Bagi pengguna yang ingin tetap terhubung dengan dunia tanpa membuka media sosial, Radio Garden menyediakan akses ke lebih dari 25 ribu stasiun radio dari berbagai negara. Pengguna cukup memilih titik lokasi pada peta digital untuk mendengarkan siaran radio dari kota atau negara tertentu. Aplikasi ini tersedia gratis untuk perangkat iOS dan Android. Namun, untuk menikmati layanan tanpa iklan, pengguna perlu berlangganan seharga 2,99 dolar AS atau sekitar Rp51 ribu per bulan.

3. Elevate
Elevate merupakan aplikasi pelatihan otak yang dirancang untuk membantu meningkatkan fokus, daya ingat, kemampuan membaca, dan keterampilan matematika. Aplikasi ini memiliki lebih dari 40 permainan singkat yang menantang kemampuan kognitif pengguna dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari membaca cepat hingga membandingkan harga secara lebih efektif. Elevate tersedia untuk perangkat iOS dan Android. Pengguna dapat memainkan tiga permainan gratis per hari atau berlangganan 39,99 dolar AS atau sekitar Rp688 ribu per tahun untuk akses tidak terbatas.

4. Vocabulary
Aplikasi ini ditujukan bagi pengguna yang ingin menambah kosakata baru setiap hari. Pengguna dapat memilih tingkat kesulitan dan kategori kata sesuai minat, seperti bisnis, emosi, atau tubuh manusia. Setiap kata dilengkapi arti, contoh kalimat, serta panduan pengucapan. Aplikasi ini juga menyediakan permainan sederhana untuk membantu mengingat kata-kata yang telah dipelajari. Pengguna dapat menetapkan target jumlah kata per pekan serta mengatur jadwal belajar secara teratur. Vocabulary tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

5. Seterra
Seterra dapat menjadi pilihan bagi pencinta geografi. Aplikasi ini menghadirkan lebih dari 300 kuis interaktif tentang peta dunia, bendera negara, samudra, pegunungan, hingga gunung berapi. Pengguna juga dapat memantau perkembangan skor dan peringkat. Seterra tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

6. NYT Games
Aplikasi permainan dari The New York Times menyediakan beragam permainan kata, angka, dan logika yang diperbarui setiap hari. Sejumlah permainan populer di dalamnya antara lain Wordle, Crossword, Connections, dan Spelling Bee. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android. Pengguna dapat berlangganan seharga 5,99 dolar AS atau sekitar Rp103 ribu per bulan untuk akses tanpa batas, sementara beberapa gim seperti Wordle, Strands, dan Mini Crossword tetap dapat dimainkan secara gratis.

7. Drops
Bagi pengguna yang ingin belajar bahasa asing, Drops menawarkan pembelajaran kosakata melalui permainan visual singkat. Aplikasi ini mendukung lebih dari 45 bahasa dengan sesi belajar sekitar lima menit per hari, dan dapat digunakan oleh pemula maupun tingkat lanjut yang ingin menambah kosakata. Versi gratis aplikasi ini menyediakan pelajaran selama lima menit per hari. Pengguna dapat memperoleh akses tanpa batas dan fitur premium dengan biaya sekitar 11,99 dolar AS (Rp206 ribu) per bulan atau 79,99 dolar AS (Rp1,3 juta) per tahun. Drops tersedia untuk perangkat iOS dan Android.